Indramayu | detikfakta.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil tronton dan truk berwarna kuning terjadi di jalur Pantura, tepatnya di depan SPBU Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, arah Jakarta, Selasa dini hari 20 Oktober 2026 sekitar pukul 01.30 WIB.
Insiden tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur utama Pantura yang menjadi salah satu akses penting bagi kendaraan pribadi maupun angkutan barang antarkota.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi ketika mobil tronton menabrak bagian belakang truk kuning yang berada di depannya.
Benturan kedua kendaraan tersebut membuat situasi lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu.
Meski kecelakaan itu menimbulkan gangguan arus kendaraan, berdasarkan informasi awal yang diterima, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Hingga Selasa pagi, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi dilaporkan telah kembali normal. Kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintas seperti biasa, meskipun masih ditemukan sejumlah pecahan kaca yang berserakan di sekitar titik kejadian.
Sempat Terjadi Antrean Kendaraan
Seorang warga yang mengetahui kondisi di sekitar lokasi, tetapi meminta identitasnya tidak dipublikasikan, mengatakan kecelakaan tersebut sempat berdampak pada kelancaran perjalanan kendaraan yang melintas di jalur Pantura Losarang.
Menurut sumber tersebut, posisi kejadian yang berada di jalur utama membuat arus kendaraan sempat mengalami perlambatan hingga menimbulkan antrean panjang.
“Informasi yang saya ketahui, kejadiannya sekitar pukul 01.30 WIB. Truk tronton menabrak truk kuning dari belakang. Sempat terjadi kemacetan cukup panjang, tetapi pagi ini arus lalu lintas sudah kembali normal,” ujar sumber tersebut.
Ia menambahkan, meskipun kendaraan kini sudah dapat melintas dengan lancar, pengguna jalan masih perlu berhati-hati ketika melewati lokasi kejadian.
Pasalnya, sejumlah pecahan kaca masih terlihat di sekitar titik kecelakaan. Material tersebut berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
“Sekarang lalu lintas sudah lancar lagi. Namun, masih ada bekas pecahan kaca di jalan, jadi pengendara sebaiknya tetap berhati-hati saat melintas,” tambahnya.
Keterangan tersebut merupakan informasi dari narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Adapun penyebab pasti kecelakaan, kondisi kedua kendaraan setelah benturan, serta kronologi lengkap kejadian masih memerlukan konfirmasi dari pihak berwenang.
Pengendara Diimbau Tetap Waspada
Jalur Pantura di wilayah Kecamatan Losarang merupakan jalur dengan aktivitas kendaraan yang cukup beragam, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, bus, hingga kendaraan angkutan barang berukuran besar.
Kondisi tersebut menuntut setiap pengemudi untuk menjaga jarak aman, memperhatikan situasi lalu lintas, serta mengendalikan kecepatan, khususnya ketika berkendara pada malam hingga dini hari.
Kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat dapat berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas karena ukuran kendaraan dan posisi benturan berpotensi menghambat sebagian ruang jalan.
Selain itu, pengemudi juga perlu menjaga konsentrasi selama perjalanan. Faktor-faktor seperti kelelahan, jarak pandang yang terbatas, dan kondisi kendaraan perlu diperhatikan, meskipun belum ada keterangan resmi mengenai faktor yang menyebabkan kecelakaan di depan SPBU Jumbleng tersebut.
Pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi juga diimbau tidak mengurangi kecepatan secara mendadak hanya untuk melihat kejadian, karena tindakan tersebut berpotensi memicu perlambatan lalu lintas atau kecelakaan susulan.
Sementara itu, keberadaan pecahan kaca di badan jalan perlu mendapat perhatian agar tidak membahayakan pengendara yang melintas. Pembersihan sisa material kecelakaan menjadi hal penting untuk membantu memastikan jalur kembali aman.pungkasnya
Reporter : (Masroni kabiro Indramayu)


















