KUNINGAN | detikfakta.com, Memperingati kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW menjadi momen berharga untuk memperkuat iman, memperbaiki diri, dan meneladani akhlak mulia Baginda Rasul. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar kegiatan bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, pada Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB tersebut diikuti oleh jajaran petugas Lapas, peserta program magang, serta seluruh warga binaan dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan.
Tema: Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Menguatkan Iman dan Kepedulian Sosial
Kegiatan ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dan Momentum Menguatkan Iman Serta Kepedulian Sosial”. Tema ini dipilih agar peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi perayaan, melainkan menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk kembali mengingat sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW, sekaligus mengambil nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik selama menjalani masa pembinaan maupun nantinya saat kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas: Maulid Nabi Sebagai Sarana Pembinaan Kepribadian
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Eries Sugianto, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial belaka, melainkan juga menjadi sarana pembinaan kepribadian yang sangat berharga bagi warga binaan.
“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kami ingin mengajak seluruh warga binaan untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat iman dan ketakwaan, serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini dapat menjadi bagian dari proses pembinaan yang memberikan dampak positif bagi warga binaan,” ujar Eries dengan penuh harap.
Suasana Penuh Kekhidmatan dan Kebersamaan
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana yang khidmat, religius, dan penuh kebersamaan. Lantunan sholawat Nabi turut mengiringi setiap momen kegiatan, menciptakan kedamaian sekaligus mempererat tali persaudaraan antara petugas dan warga binaan di lingkungan Lapas Kuningan.
Kegiatan keagamaan seperti ini menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya bersifat fisik dan administrasi, tetapi juga menyentuh aspek rohani dan pembentukan karakter.
Harapan Warga Binaan: Perbaiki Diri dan Dekatkan Diri kepada Allah SWT
Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan mengungkapkan rasa syukurnya dapat berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan tersebut. Beliau berinisial C*** menyampaikan:
“Kegiatan seperti ini membuat kami bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kami juga diingatkan untuk memperbaiki diri dan mencontoh akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam bersikap kepada sesama,” ungkapnya dengan tulus.
Komitmen Pembinaan Kepribadian dan Keagamaan yang Berkelanjutan
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan terus berkomitmen menghadirkan pembinaan kepribadian dan keagamaan yang positif bagi warga binaan. Nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, kesederhanaan, kepedulian sosial, serta keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi bekal yang paling berharga bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan dan mempersiapkan diri kembali menyatu dengan masyarakat.
Semoga setiap warga binaan dapat mengambil hikmah, memperbaiki diri, dan kelak menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat, dan taat kepada Allah SWT.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini berlangsung aman, lancar, dan tertib hingga selesai.
(Laporan: Dariman A. Md)


















