CIREBON | detikfakta.com – Keindahan warisan budaya serta keramahan tulus masyarakat Cirebon kembali mendapat apresiasi mendalam dari tamu mancanegara. Pada Minggu, 23 Agustus 2026, Alina Joan Ito, Miss Cosmo Japan 2026, bersama Miss Sadia Nagatori, Miss Supranational Japan 2026, berkunjung ke Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat — salah satu situs bersejarah paling agung yang menjadi saksi kejayaan Kesultanan Cirebon sekaligus peninggalan luhur Sunan Gunung Jati, salah satu Wali Songo penyebar agama Islam di tanah Jawa.
Alina Joan Ito yang dinobatkan sebagai Miss Cosmo Japan 2026 pada 8 Februari 2026 di Jakarta, mengaku sangat senang dan terkesan mendalam dapat merasakan langsung suasana Keraton Kasepuhan Cirebon.
“Cirebon itu indah, suasananya sejuk dan damai. Sebuah pengalaman yang sangat berharga bisa mengenal sejarah dan melihat peninggalan bersejarah Kerajaan Sunan Gunung Jati. Sambutan ramah tamah dari masyarakat Cirebon sungguh menyentuh hati.
Banyak warga yang ingin berfoto bersama, dan saya bersama Miss Sadia pun merasa sangat senang bisa berkenalan dengan masyarakat Cirebon secara langsung,” ungkap Alina dengan penuh antusiasme dan ketulusan.
Tak kalah terkesan, Miss Sadia Nagatori — wanita berdarah campuran Jepang–Ghana, mantan atlet internasional yang berasal dari Prefektur Saitama dan kini menyandang gelar Miss Supranational Japan 2026 — menyampaikan kekagumannya terhadap kekayaan sejarah dan adat istiadat Cirebon.
“Saya merasa sangat senang dapat mengenal adat istiadat, kisah sejarah, serta menyaksikan langsung berbagai benda berharga bernilai tinggi di Keraton Kasepuhan. Mulai dari keris, tombak, kereta kencana, hingga artefak lainnya, semuanya menyimpan kisah yang luar biasa.
Keindahan bangunan keraton yang masih terawat dengan baik, deretan bangsal bersejarah, museum, hingga sumur tua yang airnya terasa segar, semuanya memancarkan keagungan masa lalu. Masyarakatnya pun sangat baik, murah senyum, dan penuh kehangatan.
Terima kasih yang sebesar-besarnya saya ucapkan kepada seluruh masyarakat Cirebon atas sambutan yang begitu hangat,” ujar Sadia.
Turut mendampingi kedua ratu kecantikan internasional tersebut, Firsta Yufi Amarta Putri, Puteri Indonesia 2025 asal Jawa Timur. Firsta menyampaikan rasa syukur dan bahagianya dapat ikut serta dalam kunjungan ini, sekaligus memperkenalkan keindahan serta kearifan budaya tanah Cirebon kepada tamu dari Jepang.
“Saya merasa senang sekali bisa mendampingi Miss Alina dan Miss Sadia untuk bersama-sama mengenal adat istiadat dan sejarah tanah Cirebon. Semoga kunjungan ini menjadi jembatan persahabatan yang semakin erat antara Indonesia dan Jepang, sekaligus menjadi sarana memperluas apresiasi dunia terhadap kekayaan budaya bangsa kita,” tutur Firsta dengan penuh kebijaksanaan.
Kunjungan kedua ratu kecantikan Jepang ini menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya leluhur Indonesia, khususnya Keraton Kasepuhan Cirebon, memiliki daya tarik universal yang mampu menyatukan hati lintas bangsa dan budaya.
Di tengah arus globalisasi, kehadiran mereka menjadi simbol penghargaan dunia terhadap sejarah, seni, serta kearifan lokal yang terus hidup dan terjaga dengan baik di bumi Cirebon. Semoga pengalaman indah ini menjadi kenangan abadi yang memperkuat persaudaraan antarbangsa melalui jalur budaya dan pariwisata yang bermartabat.
(Laporan: Dariman A. Md)


















