CIREBON || detikfakta.com – Kolaborasi Wartawan Kota Cirebon dalam pembentukan Kelompok Kerja (POKJA) Wartawan media lokal terwujud dalam bentuk sinergi kemitraan strategis.
Kemitraan ini bertujuan untuk menjaga keterbukaan informasi publik serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif antara insan media denga Aparat Penegak Hukum (APH) Dalam struktur kemitraan.
Kegiatan ini dihadiri oleh 26 Wartawan aktiv yang bertempat di kantin Polres Cirebon Kota, Sabtu (22/8).
Wawan Gunawan penggagas kegiatan ini mengatakan bentuk kolaborasi Media dan Polres Cirebon Kota dalam penyampaian Informasi Publik untuk memastikan berita atau informasi seputar hukum dan keamanan yang disebarluaskan bersifat edukatif, akurat, serta berimbang.
“Mitigasi isu dan stabilitas bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif melalui diseminasi narasi positif di tengah masyarakat dalam membangun citra positif Polres Cirebon Kota,” ujarnya.
Wawan juga merencanakan akan menggelar acara kebersamaan (seperti silaturahmi dan nonton bareng) untuk mempererat keakraban antara jajaran kepolisian dan insan pers di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.
“Peran Ketua Pokja Media Menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pihak kepolisian (Polres Cirebon Kota) dengan rekan-rekan jurnalis lapangan. Yang pasti kita akan dukung apresiasi semua program kerja kepolisian dalam menunjang transparansi informasi dan pelayanan masyarakat,” jelasnya.
Wawan juga mendorong kawan-kawan Wartawan agar proporsional dan profesional yang tergabung dalam peliputan wilayah Cirebon Kota agar senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.
Adapun Struktur Kepengurusan Pokja Jurnalis Polres Cirebon Kota 2026-2030 :
Kordinator : Arief Yolando (korancirebon.com)
Wakil Koordinator I : Supriyanto (Popularitasnews.com)
Wakil Koordinator Il : Gunawan (newsri.id)
Wakil Koordinator III : Wahyudi (sindikasiindonesia.id)
Dalam arahannya, Arief Yolando Kordinator terpilih menyampaikan pemaparan yang mendalam mengenai pola kerja media cetak dan media daring, serta dinamika penyajian informasi di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Arief menekankan pentingnya pemahaman yang utuh mengenai karakteristik masing-masing jenis media agar kerja jurnalistik dapat dilaksanakan secara tepat sasaran, akurat, dan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip jurnalisme yang bertanggung jawab.
Lebih lanjut, Arief juga mengingatkan seluruh rekan-rekan jurnalis akan hak-hak profesional yang melekat pada profesi wartawan, termasuk hak untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Pendidikan dan pengujian kompetensi bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga marwah profesi, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta memberikan perlindungan hukum yang memadai bagi setiap wartawan dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya dengan penuh kebijaksanaan.
Pembentukan Tim Pokja Jurnalis Polres Cirebon Kota Tahun 2026 ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat jembatan komunikasi antara institusi kepolisian dan insan pers.
Melalui wadah ini, diharapkan terjalin alur informasi yang lebih terbuka, transparan, dan konstruktif, sehingga setiap peristiwa maupun kebijakan kepolisian dapat tersampaikan kepada masyarakat secara berimbang, akurat, dan bermanfaat.
Kehadiran perwakilan media dari berbagai penjuru Ciayumajakuning menjadi bukti nyata bahwa inisiatif ini mendapat dukungan luas dari kalangan pers.
Suasana rapat kerja berjalan dengan hangat, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan tekad bersama untuk terus mempererat sinergi yang telah terjalin baik selama ini.
“Melalui terbentuknya Tim Pokja Media ini, Polres Cirebon Kota dan para insan pers berkomitmen untuk terus berjalan beriringan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penyebaran informasi yang sehat dan mendidik bagi seluruh masyarakat,” Pungkasnya.
Pewarta : Taufik S


















