KUNINGAN | detikfakta.com, Peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan bukan sekadar perayaan masa lalu, melainkan momen syukur atas pencapaian yang diraih sekaligus refleksi untuk melangkah lebih jauh tanpa pernah meninggalkan jati diri.
Di tengah keberhasilan yang terus bertambah, mulai dari pengakuan Warisan Budaya Takbenda (WBTB) hingga raihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa kemajuan sejati adalah yang tetap berakar pada budaya, sejarah, dan kebersamaan.
Kemajuan yang Disyukuri, Tantangan yang Tetap Diperhatikan
Di balik segudang prestasi yang diraih Kabupaten Kuningan, Bupati Dian jujur mengakui bahwa masih ada ruang untuk terus berkembang. Terdapat wilayah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur, masyarakat prasejahtera yang perlu uluran tangan, serta generasi muda yang memerlukan ruang kreativitas lebih luas untuk berkarya.
Oleh karena itu, momentum HUT ke-528 ini dijadikan ajang untuk memperkuat sinergi pentahelix: eksekutif, legislatif, yudikatif, ulama, akademisi, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat. Semua pihak dipersilakan bersatu, karena membangun Kuningan bukan tugas satu pihak saja, melainkan tanggung jawab kita bersama.
Kuningan Sebagai Rumah Besar Bersama
Dalam sambutannya, Bupati Dian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang Kuningan sebagai “rumah besar bersama” yang harus dijaga kebersihannya, kemajuannya, dan keharmonisannya.
Sebagaimana rumah yang nyaman bagi seluruh penghuninya, Kuningan harus menjadi daerah yang memberi perlindungan, harapan, dan kemajuan bagi setiap warganya tanpa terkecuali.
“Hanya dengan gotong royong dan kesatuan langkah, kita mampu menyongsong masa depan yang melesat tanpa pernah kehilangan akar kebudayaan kita,” ujarnya dengan tegas namun penuh kehangatan. Kemajuan yang cepat tidak boleh membuat kita melupakan siapa kita dan dari mana kita berasal.
Apresiasi untuk Semua Pihak yang Berkontribusi
Bupati Dian menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan Kuningan. Termasuk di antaranya para putra-putri berprestasi di kancah nasional maupun internasional, desa-desa mandiri yang terus bergerak maju, serta para pahlawan sehari-hari seperti petani, guru, pedagang, dan buruh yang dengan keringat dan ketulusan membangun daerah ini setiap harinya.
Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada unsur Forkopimda atas upaya menjaga kondusivitas daerah, serta panitia HUT ke-528 yang diketuai Sekretaris Daerah U. Kusmana, S.Sos., M.Si., atas terselenggaranya rangkaian acara yang meriah, bermakna, dan menyatukan hati masyarakat.
Kemajuan Tanpa Melupakan Akar
Hari Jadi ke-528 ini menjadi pengingat penting bagi kita semua: kemajuan Kuningan bukan sekadar tentang seberapa cepat kita bergerak, melainkan tentang seberapa kuat kita menjaga akar sejarah, nilai agama, dan kebersamaan masyarakat.
Di tengah deretan prestasi yang terus bertambah, jaga budaya, lestarikan tradisi, dan perkuat persaudaraan tetap menjadi fondasi utama yang tak boleh digoyahkan.
Semoga Kuningan terus melesat maju, semakin berprestasi, dan senantiasa tetap menjadi rumah besar yang damai, berbudaya, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya.
(Laporan: Dariman A. Md)


















