Detikfakta.com | Lebak Banten – Aktivitas pengerukan tanah di Jalan Sukarno-Hatta Bypass Cibadak, Kabupaten Lebak, dipastikan bukan untuk kepentingan komersial. Kegiatan tersebut merupakan proses cut and fill atau pemerataan lahan untuk rencana pembangunan kawasan pergudangan milik pengusaha pribumi asal Rangkasbitung.
Tanah hasil pengerukan dari lokasi berbukit dan tebing tidak diperjualbelikan, melainkan dimanfaatkan untuk membantu warga sekitar yang membutuhkan tanah urugan, dengan lokasi pembuangan yang tidak jauh dari titik galian.
“Pembuatan cut and fill ini untuk lokasi pembangunan gedung milik pengusaha asal Rangkasbitung. Dan tanah yang dibuang itu bukan dikomersialkan. Silakan cek langsung ke warga setempat,” ujar Ewon, mandor lapangan pengerukan tanah, Sabtu (18/10/2026).
Ewon menegaskan, pihaknya menjamin aspek keselamatan kerja dan kebersihan jalan. Ia memastikan tidak ada ceceran tanah yang mengganggu pengguna jalan di jalur nasional tersebut.
“Kami memberikan kepastian bagi para pengendara yang melintas di Jalan Sukarno-Hatta Bypass tidak akan terganggu. Kebersihan jalan demi keselamatan pengendara terjamin aman,” tegasnya.
Senada, King Badak menambahkan bahwa kegiatan tersebut murni untuk perampingan lahan, bukan praktik jual-beli tanah urugan.
“Saya pastikan galian tanah itu bukan untuk dijual atau dikomersialkan. Selama pengendara tertib dan tidak ugal-ugalan, insya Allah tidak akan ada kecelakaan. Ini hanya untuk pemerataan lahan rencana pergudangan,” kata King Badak.
*/Abdul R


















