DENPASAR – Provinsi Bali :
Semangat solidaritas dan pelestarian budaya mewarnai kegiatan Solidaritas Bencana di Flores dan Festival Budaya Tarian Caci Manggarai 2026 yang digelar warga Manggarai di Provinsi Bali, Minggu, 23 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WITA tersebut dipusatkan di Lapangan Mapaldam IX/Udayana, Kompleks Asrama Praja Raksaka Kepaon, Denpasar, Bali.
Acara diikuti sekitar 2.000 warga Manggarai yang tinggal di Provinsi Bali, dengan melibatkan para tokoh adat, termasuk Frans Thebo dan Alex Barung.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan warga Manggarai di Bali sekaligus memperkenalkan dan melestarikan salah satu warisan budaya Manggarai, yaitu Tarian Caci.
Selain rangkaian adat Manggarai dan festival budaya Tarian Caci, kegiatan juga diisi dengan penggalangan donasi kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kapaldam IX/Udayana, Kolonel Cpl M. Lutfi Hakim, S.E., M.M., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Manggarai yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh warga Manggarai yang tinggal di Provinsi Bali atas penyelenggaraan Festival Budaya Tarian Caci.
Pada kesempatan ini juga dilaksanakan donasi bantuan bagi korban bencana di Provinsi NTT, tepatnya di Kepulauan Flores. Kegiatan hari ini dapat berjalan dengan aman dan lancar.”
Menurut Kolonel Lutfi, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk menjaga keberlangsungan budaya dan tradisi, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial serta semangat gotong royong terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Sementara itu, Alex Barung, Tokoh Adat Manggarai di Provinsi Bali, menyampaikan rasa terima kasih kepada Paldam IX/Udayana atas dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan aman dan lancar.
Alex menjelaskan, pelaksanaan Tarian Caci juga menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus menjadi momentum menggalang bantuan bagi saudara-saudara mereka yang terdampak bencana alam di Flores, khususnya wilayah Manggarai.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Paldam IX/Udayana atas kelancaran acara ini, termasuk dukungan keamanan selama kegiatan berlangsung. Atas nama masyarakat Manggarai, kami menyampaikan terima kasih sebesar -besarnya,” ujar Alex Barung.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, kekeluargaan dan semangat gotong royong. Tidak terdapat hal-hal menonjol selama kegiatan berlangsung.
Secara keseluruhan, Solidaritas Bencana Flores dan Festival Budaya Tarian Caci Manggarai 2026 berjalan aman, tertib dan lancar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa keberagaman budaya di Bali dapat menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan, memperkuat kepedulian kemanusiaan dan menjaga semangat persatuan di tengah masyarakat.
Reporter : Edo Lembang


















