Jakarta, detikfakta.com :
Siapa bilang mempertahankan prestasi itu mudah? Mahar Inna Rayhaana, siswi kelas 5A SDN Grogol 01 Jakarta Barat baru saja membuktikan bahwa bakat yang diasah dengan latihan keras tidak akan mengkhianati hasil.
Tahun ini, Mahar Inna Rayhaana kembali mengukir prestasi di ajang bergengsi FLS3N (Festival Lomba Seni & Sastra Siswa Nasional) tingkat kecamatan dalam cabang lomba Kriya yang, diselenggarakan di SDN Wijaya Kusuma 01 Jakarta Barat pada Kamis, 30 April 2026 lalu.
Berkat ketekunan dan kecintaannya pada seni kerajinan tangan, ia berhasil membawa pulang gelar Juara Harapan 1.
“Ananda Inna berpose bersama karya kriyanya yang bertemakan permainan tradisional pasar malam.
Menggunakan material alam dari lingkungan sekitar, ia berhasil mengonstruksi miniatur Biang Lala, Kora-Kora, dan Ontang-Anting dengan detail yang presisi. Karya ini mencerminkan kreativitas siswa dalam mengolah potensi alam sekaligus mendukung visi sekolah berwawasan lingkungan (Adiwiyata).”
kompetisi tahun ini, Inna panggilannya menghadirkan karya yang sangat unik dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, ia berhasil menyulapnya menjadi miniatur permainan tradisional yang identik dengan kemeriahan pasar malam.
Karya kreatif Inna ini terdiri dari tiga wahana ikonik yang dibuat dengan tingkat ketelitian tinggi:
Kora-kora, yang menggambarkan semangat keceriaan.
Biang Lala, yang melambangkan keindahan sudut pandang. Ontang-anting, yang menonjolkan detail konstruksi yang rumit namun artistik.
Melalui karyanya, Inna tidak hanya menunjukkan bakat seni kriyanya, tetapi juga mengangkat kembali memori dan budaya lokal melalui media bahan-bahan alami yang ada di sekitarnya.
Terinspirasi dari kemeriahan pasar malam, Ananda Inna menciptakan sebuah mahakarya kriya yang memukau.
Dengan memanfaatkan bahan alam khas lingkungan sekitar, Inna menyulap bambu, kayu, dan serat alam menjadi tiga wahana ikonik: Kora-Kora, Biang Lala, dan Ontang-Anting.
Karya ini bukan sekadar miniatur, melainkan simbol ketekunan dan kepedulian lingkungan.
Melalui tangan kreatifnya, Inna membuktikan bahwa semangat Sekolah Adiwiyata dapat diwujudkan menjadi karya seni bernilai tinggi yang membawanya meraih Juara Harapan 1 FLS3N Kriya tahun ini.
Sebuah perpaduan apik antara bakat alami, bimbingan guru, dan dukungan penuh orang tua. Permainan tradisional yang digambarkan Inna lewat pasar malam bahkan bisa bergerak dengan menggunakan dynamo layaknya permainan tradisional yang siap dijalankan atau dimainkan
Perjalanan ini bukanlah hal baru baginya.
Mengingat kilas balik tahun lalu, Inna sukses meraih posisi Juara 2 di bidang yang sama. Konsistensi inilah yang patut kita acungi jempol.
“Bagi saya, kriya bukan sekadar lomba, tapi soal ketelitian dan kesabaran dalam setiap detailnya,” ujar Inna.
Keberhasilan ini bukanlah sebuah kebetulan.
Di balik karya-karya kreatif yang ia ciptakan, ada kedisiplinan tinggi dan semangat berlatih tanpa lelah.
Menariknya, bakat dan ide-ide kreatif Inna tumbuh subur berkat pengaruh luar biasa dari semua pihak guru, kepala sekolah dan dukungan orangtua.
Darah seni mengalir kuat dari Sang Bunda yang merupakan seorang pekerja seni , sementara ketekunan dan kerangka berpikir sistematisnya didapat dari Sang Ayah yang merupakan seorang dosen.
Perpaduan ini membuktikan bahwa dukungan serta latar belakang orang tua memegang peranan krusial dalam melejitkan potensi anak.
Menurut kepala Sekolah SDN Grogol 01 Jakarta Barat, Rizki, S.Pd, yang akrab disapa Pak Boy, hasil ini merupakan perjuangan dari berkomitmen menciptakan lingkungan kreatif bagi siswa.
Melalui program daur ulang sampah dan pelatihan kerajinan tangan, sekolah mendorong siswa untuk memanfaatkan tidak hanya bahan alam, tetapi juga bahan bekas pakai menjadi karya yang bernilai guna.
Program ini dirancang agar setiap siswa memiliki wadah untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Alhamdulillahirabbil’alamin. Segala puji bagi Allah SWT atas karunia dan keberkahan yang dilimpahkan kepada kita semua.
Kami segenap keluarga besar SDN Grogol 01 merasa sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh ananda Mahar Inna Rayhaana dalam ajang FLS3N Kriya tahun ini.
Kami bangga melihat ketekunanmu yang luar biasa dalam berlatih hingga kembali berhasil menjadi juara tahun ini.
Terima kasih telah mengharumkan nama sekolah dengan disiplin dan kerja kerasmu. Teruslah berkarya dan jangan pernah berhenti mengasah bakatmu,” ungkap Pak Boy
Di sekolah, peran guru kelas Inna juga menjadi kunci sukses. Ibu Fatim Firman Sari, S.Pd yang merupakan wali kelas Inna tidak hanya memberikan motivasi harian, tetapi juga aktif memberikan masukan ide-ide segar serta membimbing proses kreatif agar karya yang dihasilkan semakin berkualitas dan memiliki daya saing tinggi.
Beliau juga berperan penting dalam memantau perkembangan bakatnya setiap hari, memberikan tantangan baru agar imajinasinya terus berkembang, serta menjadi sosok pendukung utama yang memastikan disiplin berlatih tetap terjaga di sela-sela waktu belajar.
“Alhamdulillah, bangga sekali dengan Ananda Inna. Terima kasih sudah membuktikan bahwa dengan tekun mengasah bakat dan menjaga semangat, prestasi akan datang mengikuti. Teruslah berkarya dengan ide-ide kreatifmu yang luar biasa.
Keep spirit and stay creative!”Ungkap Ibu Fatim
Selanjutnya, wali murid dari Inna menuturkan, bahwa kepemimpinan Pak Boy sangat mendukung dan memperhatikan prestasi siswa.
“Alhamdulillah, kami mewakili orang tua ingin mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Bapak Kepala Sekolah. Terima kasih atas dukungan, fasilitas, dan ruang yang diberikan sekolah sehingga anak kami bisa menyalurkan bakatnya di bidang Kriya.
Kepemimpinan Bapak yang begitu peduli terhadap bakat non-akademik sangat berarti bagi perkembangan mental dan kreativitas anak-anak kami. Semoga sekolah kita semakin maju dan terus mencetak generasi berprestasi.”
Sebagai penutup, Pak Boy menyampaikan harapan besar agar prestasi yang diraih Inna menjadi pemantik semangat bagi seluruh siswa lainnya. Beliau menegaskan bahwa karya Inna yang memanfaatkan bahan alam dan limbah lingkungan ini adalah cerminan nyata dari identitas SDN Grogol 01 sebagai Sekolah Adiwiyata.
“Kami berharap melalui keberhasilan Inna, seluruh warga sekolah semakin semangat untuk beradiwiyata dan berkarya, bahwa lingkungan sekitar adalah sumber inspirasi yang tak terbatas. Prestasi ini membuktikan semangat Adiwiyata bukan sekadar menjaga kebersihan, tapi juga tentang bagaimana kita berinovasi dan berkarya secara kreatif demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pangkasnya.
Semoga SDN Grogol 01 terus konsisten melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan berbakat, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam.
– SDN GROGOL 01 SIAP (SEHAT, ILMU, AKHLAK, PRESTASI)
Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta
Jurnalis : Irma


















