banner 728x250

Pembangunan Masjid RSUD Cilograng Hampir Tiga Minggu Diduga Tak Beraktivitas, Pelaksana Belum Beri Keterangan Resmi.

banner 120x600

Detikfakta.com | LEBAK 18/09/2026.— Pembangunan Masjid RSUD Cilograng yang berada di lingkungan RSUD Cilograng, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sorotan warga dan pengunjung rumah sakit. Pasalnya, berdasarkan pantauan di lokasi pada 18 September 2026, aktivitas pekerjaan pembangunan masjid tersebut diduga tidak terlihat dan disebut telah berlangsung hampir tiga minggu.

Dari hasil pantauan dan dokumentasi di lapangan, bangunan masjid masih terlihat dalam kondisi belum selesai. Sejumlah bagian pekerjaan masih berada dalam tahap pembangunan, sementara material dan perlengkapan pekerjaan tampak berada di sekitar lokasi.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kelanjutan pembangunan fasilitas ibadah di lingkungan RSUD Cilograng.

Ada apa sebenarnya dengan pembangunan Masjid RSUD Cilograng?

Apakah aktivitas pekerjaan dihentikan sementara karena kendala teknis, administrasi, pengadaan material, anggaran, atau persoalan lainnya? Sampai saat ini, penyebab berhentinya aktivitas pembangunan tersebut belum mendapatkan penjelasan resmi yang dapat menjadi rujukan publik.

Persoalan ini dinilai perlu mendapat perhatian karena pembangunan masjid tersebut berada di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan. Masyarakat tentu membutuhkan kepastian mengenai status pekerjaan, progres pembangunan, serta target penyelesaiannya.

Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak pelaksana pembangunan Masjid RSUD Cilograng terkait dugaan tidak adanya aktivitas pekerjaan selama hampir tiga minggu, termasuk meminta penjelasan mengenai penyebab kondisi tersebut dan kapan pekerjaan akan kembali dilanjutkan.

Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana belum memberikan keterangan resmi yang menjelaskan secara jelas penyebab terhentinya aktivitas pembangunan maupun kepastian waktu pekerjaan dilanjutkan kembali.

Masyarakat berharap pihak pelaksana, manajemen RSUD Cilograng, serta instansi yang bertanggung jawab terhadap kegiatan pembangunan dapat memberikan informasi secara terbuka dan transparan. Penjelasan tersebut penting agar tidak muncul berbagai asumsi di tengah masyarakat terkait pelaksanaan pembangunan Masjid RSUD Cilograng.

Publik juga berharap pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai ketentuan, spesifikasi, jadwal, dan target yang telah ditetapkan apabila tidak terdapat kendala yang menyebabkan kegiatan harus dihentikan sementara.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana mengenai penyebab aktivitas pembangunan diduga tidak berjalan selama hampir tiga minggu.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi pihak pelaksana, manajemen RSUD Cilograng, maupun instansi terkait untuk memberikan klarifikasi dan informasi tambahan sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang dan sesuai fakta.

Dian H

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *