Jakarta, Sabtu, 5 September 2026 — Dalam menyikapi ramainya isu September Hitam 2026, aktivis pemuda dan mahasiswa, M. Fad, mengimbau masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk tetap menjaga solidaritas serta kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
M. Fad berharap mahasiswa tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks yang beredar di berbagai platform, baik media sosial maupun di tengah aksi penyampaian aspirasi. Menurutnya, informasi yang tidak benar berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
“Jangan terprovokasi oleh media maupun media sosial terkait hoaks-hoaks yang bertebaran, yang bertujuan menjatuhkan pimpinan, presiden, maupun pejabat kita semua,” ujar M. Fad, Sabtu (5/9/2026).
Ia menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan hal penting yang harus terus dijaga. Menurutnya, dengan persatuan yang kuat, bangsa Indonesia akan lebih mudah mencapai kemajuan dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Supaya jangan terjadi konflik di masyarakat, mari masyarakat menjalin perkumpulan yang positif. Salah satunya untuk edukasi dan melakukan hal-hal yang positif,” papar M. Fad.
Lebih lanjut, M. Fad berharap pemerintah dapat lebih sering turun langsung ke tengah masyarakat. Dengan demikian, berbagai persoalan dan kesulitan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara langsung serta dicarikan solusi terbaik.
“Pemerintah harus melindungi masyarakat, menjaga dan melihat masyarakat ke bawah, menengok bagaimana masyarakat hidup, serta memberikan bantuan dan edukasi kepada masyarakat saat ini,” tuturnya.
Ia juga meminta pemerintah untuk memastikan kondisi masyarakat secara langsung dan tidak hanya mengandalkan laporan dari pihak lain.
“Juga melihat atau turun langsung ke masyarakat, apakah mereka baik-baik saja,” imbuh M. Fad.
Menurutnya, sinergi antara masyarakat, mahasiswa, pemuda, dan pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif. Penyampaian aspirasi tetap penting sebagai bagian dari kehidupan demokrasi, namun harus dilakukan secara tertib, bertanggung jawab, serta tidak mudah dipengaruhi informasi yang belum terbukti kebenarannya.
Reporter : Edo Lembang


















