CIREBON | detikfakta.com – Bhabinkamtibmas Desa Palir, Bripka Chindra, melaksanakan kegiatan sambang dan tatap muka bersama warga Desa Palir, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (04/09/2026). Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya peran ibu rumah tangga dalam mendidik dan membentuk karakter anak sejak lingkungan keluarga, sebagai bagian dari upaya nyata mempersiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter baik, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli lingkungan menuju Generasi Emas 2045.
Bhabinkamtibmas mengajak para ibu untuk menyadari bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan terdekat bagi seorang anak, sementara ibu memegang peran sentral dalam membangun kebiasaan, sikap, serta nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi dasar kepribadian anak di masa depan.
Pendidikan karakter tidak hanya ditanamkan melalui nasihat semata, melainkan juga melalui contoh nyata dan keteladanan yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
Bripka Chindra menjelaskan bahwa seorang ibu dapat membentuk karakter anak melalui kebiasaan sederhana namun bermakna di rumah, seperti mengajarkan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, serta kepedulian terhadap sesama dan penghormatan kepada orang lain.
Apabila nilai-nilai luhur tersebut ditanamkan secara konsisten sejak usia dini, hal itu akan membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang memiliki mental kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan di masa depan.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan lingkungan pergaulan anak yang semakin luas, peran ibu menjadi semakin krusial untuk memberikan pendampingan dan perhatian terhadap aktivitas anak, termasuk penggunaan telepon seluler dan media sosial.
Komunikasi yang terbuka antara ibu dan anak diharapkan dapat menciptakan rasa nyaman bagi anak untuk bercerita, sehingga orang tua dapat memahami permasalahan yang dihadapi dan memberikan arahan yang tepat sebelum anak mengambil keputusan yang dapat merugikan dirinya sendiri.
Sementara itu, Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori, S.H., menegaskan bahwa pembentukan karakter generasi penerus tidak semata-mata menjadi tanggung jawab sekolah maupun pemerintah, melainkan bermula dari keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama anak.
“Ibu memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak, karena dari keluarga anak pertama kali belajar tentang kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, dan bagaimana menghargai orang lain,” ujarnya.
Kompol Ahmad Nasori menambahkan bahwa keteladanan orang tua merupakan cara paling efektif dalam mendidik karakter anak, karena anak cenderung meniru apa yang mereka lihat dan rasakan setiap hari. “Anak tidak cukup hanya diberikan nasihat, tetapi juga membutuhkan contoh dari orang tuanya.
Ketika orang tua memberikan teladan yang baik di rumah, nilai tersebut akan lebih mudah tertanam dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan anak,” jelas beliau.
Perhatian dan pendampingan keluarga juga menjadi benteng pertama dalam mencegah anak terjerumus ke berbagai perilaku negatif yang dapat menghambat masa depannya.
Dengan komunikasi yang baik, pengawasan yang proporsional, serta pendidikan karakter yang konsisten, keluarga dapat menjadi fondasi utama dalam menjaga sekaligus membentuk anak menjadi generasi yang berkualitas.
Melalui kegiatan sambang tersebut, Polsek Kedawung terus mendorong masyarakat untuk memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan karakter anak di lingkungan keluarga.
Ditekankan bahwa membangun Generasi Emas 2045 tidak hanya berbicara mengenai kecerdasan akademik, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter, moral, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan anak untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.
“Kami mengajak para ibu dan seluruh orang tua untuk terus mendampingi, mendidik, dan memberikan keteladanan kepada anak sejak dari rumah, karena masa depan bangsa sangat ditentukan oleh karakter generasi yang kita bentuk hari ini. Dengan keluarga yang kuat dan orang tua yang hadir dalam tumbuh kembang anak, kita bersama-sama dapat mempersiapkan generasi yang berkarakter, berkualitas, dan siap menyongsong Generasi Emas 2045,” pungkas Kompol Ahmad Nasori.
(Dariman. A. Md)

















