Jakarta, detikfakta.com :
Koalisi Nasional Perlindungan Keluarga (KNPK) Indonesia menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan nasional di tengah perubahan demografi yang semakin kompleks. Pesan tersebut mengemuka dalam Expert Meeting KNPK Indonesia 2026 yang digelar di Sasana Budaya Rumah Kita Dompet Dhuafa, Jakarta, Sabtu (27/6).
Ketua Umum KNPK Indonesia, Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si., mengatakan berbagai fenomena seperti menurunnya angka fertilitas, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia, perubahan nilai perkawinan, hingga tren childfree merupakan tantangan yang harus direspons melalui penguatan keluarga sebagai ekosistem utama pembangunan.
Menurutnya, keluarga tidak hanya berfungsi sebagai unit sosial terkecil, tetapi juga menjadi ruang pertama pembentukan karakter, perlindungan anak, ketahanan ekonomi, kesehatan mental, dan solidaritas antargenerasi.
Forum tersebut juga menghadirkan akademisi dari Korea Selatan dan Malaysia yang berbagi pengalaman menghadapi rendahnya angka kelahiran, meningkatnya masyarakat lanjut usia, serta fenomena kesepian lansia. Pengalaman kedua negara dinilai menjadi pembelajaran penting bagi Indonesia dalam menyusun strategi menghadapi perubahan demografi.
Melalui forum ini, KNPK Indonesia mendorong pembangunan yang lebih ramah keluarga agar Indonesia mampu menghadapi tantangan demografi sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan nasional.
Reporter : Redaksi Pusat


















