banner 728x250

Kepuasan Publik Capai 80,4% : Warga Minta Program Prioritas Prabowo-Gibran Terus Dilanjutkan

banner 120x600

Jakarta, detikfakta.com :

Panel Survei Indonesia (PSI) merilis Hasil Survei nasional mengenai Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dalam periode 21 bulan pemerintahan mereka berdua.

Survei ini dilakukan untuk menggambarkan Penilaian/Persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran dalam 21 bulan masa pemerintahan mereka atau jelang dua tahun, Khususnya pada aspek program Makan Bergizi Gratis (MBG), BPJS Kesehatan, Efisiensi Anggaran, Sekolah Rakyat, Bansos BLT, Stabilitas dan ketersediaan Sembako yang tengah dijalankan oleh pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Hasil survei menunjukkan Bahwa sebesar 80,4 Persen masyarakat menyatakan Puas terhadap kinerja Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka selama 21 bulan memimpin negeri ini, Sementara sebesar 16,7 Persen menyatakan Tidak Puas, Dan ada 2,9 Persen Tidak memberikan jawaban.

Direktur Eksekutif Panel Survei Indonesia (PSI), Djusman H Umar, mengatakan tingginya persepsi kepuasan masyarakat dalam survei PSI kali ini menunjukkan Bahwa mayoritas masyarakat sebagai responden mengetahui dan merasakan manfaat dari Program prioritas serta kepercayaan terhadap kebijakan Pemerintahan Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka.

“Publik melihat adanya komitmen Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memperkuat dan membantu kehidupan masyarakat, menjaga stabilitas harga dan pasokan sembako di tengah ketidakpastian global. Terutama dalam program prioritas yakni MBG, Sekolah Rakyat, Bansos/BLT, BPJS KesehatAN ” ujar Djusman Umar kepada Media Selasa, (4/8/2026).

Program Untuk Rakyat Banyak Menjadi Pondasi Kepuasan Masyarakat

Salah satu faktor yang paling mempengaruhi tingkat kepuasan responden atau masyarakat adalah konsentrasi pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan dan pengamanan sosial bagi rakyat seluas mungkin pada program-program prioritas pemerintah. Dari mulai pengetahuan dan kebermanfaatan publik saat adanya program program tersebut yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, BPJS Kesehatan, Bansos/BLT, Efisiensi Anggaran hingga stabilitas harga dan ketersediaan Sembako.

Program MBG Penilaian Responden Antara lain:

– 98,3 % responden Tahu Tentang adanya program ini.

– 1,7 % responden Tidak tahu Tentang program ini.

Kemudian terkait kebermanfaatan program MBG ini para responden memberikan persepsinya :

– Sebanyak 73,2 % responden ingin program MBG ini terus dilanjutkan.

– Ada sebanyak 20,8 % responden ingin program MBG ini dihentikan.

– Dan ada 6 % responden memilih Tidak memberikan jawabannya.

Program BPJS Kesehatan Penilaian Responden Antara lain:

– 96,8 % responden Tahu tentang adanya program ini.

– 3,2 % responden Tidak tahu tentang program ini.

Lalu dengan semua manfaat yang dirasakan khalayak ramai pada BPJS Kesehatan, Berikut respon publiknya atas program BPJS Kesehatan ini :

– Sebanyak 87,4 % responden ingin program ini terus dilanjutkan.

– Ada sebanyak 10,4 % responden ingin program ini dihentikan/dibubarkan.

– Dan ada 2,2 % responden memilih Tidak memberikan jawabannya.

Program Efisiensi Anggaran Persepsi Responden Antara lain:

– Sebanyak 71,8 % responden Tahu tentang adanya program ini.

– 28,2 % responden Tidak tahu tentang program ini.

Ketika pemahaman soal efisiensi anggaran sudah ada pada masyarakat, Berikut penilaian Masyarakat/Responden atas kesesuaian tujuan dari program efisiensi anggaran ini :

– Sebanyak 76,1 % responden menilai Efisiensi anggaran sudah sesuai dengan tujuan.

– Sebanyak 21,9 % responden berpendapat program efisiensi anggaran belum sesuai harapan tujuannya.

– Dan ada 2 % responden memilih Tidak memberikan jawabannya.

Program Sekolah Rakyat Para Responden Memberikan Penilaian Sebagai Berikut:

– Sebanyak 67,2 % responden Tahu tentang adanya program Sekolah Rakyat.

– Sebanyak 32,8 % Tidak tahu tentang program ini.

Saat diberikan pilihan atas kebermanfaatan dan persetujuan atas Program Sekolah Rakyat ini, berikut respon dari para responden:

– Sebanyak 81,7 % responden Setuju dan Puas atas keberadaan Sekolah Rakyat.

– Ada sebanyak 13,6 % responden berpendapat Tidak Puas dan Tidak Setuju atas Program Sekolah Rakyat.

– Dan ada 4,7 % responden memilih Tidak memberikan jawabannya.

Program Bantuan Sosial (Bansos) – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Berikut Penilaian dari Para Repsonden:

  • Sebanyak 94,1 % responden tahu tentang adanya program ini.
  • Sebanyak 5,9 % responden tidak tahu tentang program ini.

Atas keberadaan dan kebermanfaatan Program Bansos – BLT ini para responden memberikan tanggapannya sebagai berikut :

– Sebanyak 85,5 % responden Setuju dan Puas minta program ini dilanjutkan.

– Ada sebanyak 8,2 % responden berpendapat Tidak Puas dan Tidak setuju program minta dihentikan (Pemborosan).

– Dan ada sebanyak 6,3 % responden memilih Tidak memberikan jawabannya.

Stabilitas Harga dan Ketersediaan Sembako, Berikut Penilaian Responden:

– Sebanyak 77,4 % responden menilai Puas atas langkah kebijakan ini dan perlu dilanjutkan.

– Ada sebanyak 18,7 % responden berpendapat Tidak Puas dan ini merupakan program pemborosan.

– Dan ada sebanyak 3,9 % responden memilih Tidak memberikan jawabannya.

Respon Terhadap Simulasi Situasi Politik Terkini

Dalam survei Panel Survei Indonesia kali ini selain memotret penilaian publik jelang dua tahun terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka dengan berbagai indikator diatas, Panel Survei Indonesia mencoba merangkum situasi simulasi jika politik terkini terjadi saat dilangsungkan survei.

Persepsi Atas Simulasi Lambang – Logo Partai yang dipilih responden jika pemilu legislatif dilakukan hari ini, Dan Berikut Gambaran Potret Yang Ada Dalam Survei Panel Survei Indonesia kali ini :

– Gerindra dipilih 28,7 %

– PDIP Dipilih 22,3 %

– GOLKAR Dipilih 10,1 %

– PKB dipilih 9,8 %

– PAN dipilih 8,2 %

– Lainnya 15,4 %

– Tidak Menjawab 5,5 %

Simulasi Memilih Presiden Secara individual yang akan dipilih responden jika PILPRES dilakukan hari ini, Dan berikut gambaran potret yang ada dalam survei kali ini :

– Prabowo Subianto dipilih 48,3 %

– KDM dipilih 19,1 %

– Anies Baswedan dipilih 9,3 %

– Gibran Rakabuming Raka dipilih 7,5 %

– Ahok dipilih 4,6 %

– Lainnya 10,2 %

– Tidak menjawab 1 %

 

*Selain itu Survei Panel Survei Indonesia kali ini juga menilai secara keseluruhan kinerja Kabinet Merah Putih yang ada di Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Selama Hampir dua Tahun ini, Berikut Penilaiannya :*

 

– Sebanyak 63,7 % responden Puas atas kinerja Kabinet Merah Putih.

– Ada sebanyak 25,2 % responden Tidak puas terhadap kinerja Kabinet merah putih.

– Sebanyak 11,1 % responden memilih Tidak berikan jawabannya.

 

*Kementerian Lembaga Negara Tidak Luput dari Penilaian dalam Survei PSI kali ini, Berikut gambaran yang terjadi terhadap persepsi kinerja Kementrian Lembaga Negara yang paling dipercaya:*

 

– MAHKAMAH KONSTITUSI 23 %

– KPK RI 21,3 %

– POLRI 20,1 %

– TNI 15,7 %

– KEJAGUNG 9,3 %

– LAINNYA 4,3 %

– Tidak menjawab 3 %

Panel Survei Indonesia (PSI) menyimpulkan Bahwa tingkat kepuasan masyarakat selama hamper dua tahun (21 Bulan) terhadap Pemerintahan Prabowo Subianto -Gibran Rakabuming Raka berada pada level yang tinggi, yaitu sebesar 80,4 Persen.

Kepuasan tersebut terutama dipengaruhi oleh, Sebagai Betikut:

1. Meluas dan pahamnya pengetahuan public/masyarakat terhadap program-program sosial prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran selama hampir dua tahun (21 bulan) ini.

2. Kebermanfaatan program sosial prioritas pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran sangat dirasakan oleh masyarakat bahkan diharap untuk dilanjutkan dan atau dipertahankan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), BPJS Kesehatan, Sekolah Rakyat, Bansos BLT.

3. Ketersediaan sembako dan kestabilan harga sembako menjadi factor yang menjadi garis bawah tegas keberpihakn pemerintah dalam menjaga dinamika ekonomi rakyat.

4. Efisiensi Anggaran meski sudah diketahui masyarakat namun kesesuaian dari efisiensi harus jadi perhatian pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran, Sehingga efisiensi bisa mendongkrak kesejahteraan rakyat.

5. Meski belum masuk tahun dan tahapan pemilu, Namun publik bisa menangkap persepsi dan penilaian atas semua kinerja Lembaga negara, kabinet bahkan atensi terhadap profil profil calon pemimpin dari sisi figur maupun Parpol.

 

Metodologi Survei

Waktu pelaksanaan Tanggal: 20 -27 Juli 2026

Jumlah responden: 1.270 Orang responden

Cakupan wilayah: Seluruh provinsi di Indonesia.

Metode sampling: Multistage Random Sampling.

Metode pengumpulan data: Wawancara tatap muka (Face-to-Face interview) dengan verifikasi digital.

Margin of Error: ±2,75 %

Tingkat Kepercayaan: 95 %

Responden dalam survei Panel Survei Indonesia ini merupakan warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Komposisi responden disusun secara proporsional berdasarkan:

– Wilayah.

– Jenis kelamin.

– Kelompok usia.

– Tingkat pendidikan.

– Kategori pekerjaan.

– Karakteristik wilayah perkotaan dan perdesaan.

Distribusi sampel dilakukan untuk mencerminkan representasi populasi Indonesia secara nasional.

Panel Survei Indonesia (PSI) adalah Lembaga riset independen yang bergerak di bidang survei opini publik, analisis kebijakan publik, kajian ekonomi, politik, pemerintahan, serta geopolitik nasional.

PSI berkomitmen menghasilkan riset yang berbasis metodologi ilmiah sebagai kontribusi bagi penguatan Demokrasi, Tata kelola pemerintahan, dan Pembangunan nasional.

Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Edo

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *