banner 728x250

Bingung Mengadu Kemana, Atap Rumah Warga Bernama Nurmilla Rahmawati di Cisarua Bogor Roboh dan Sudah Empat Bulan Belum Dapat Bantuan !

banner 120x600

BOGOR | detikfakta.com – Nasib pilu dialami warga Kampung Jogjogan RT 03/01, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor bernama Nurmilla Rahmawati. Atap rumahnya yang sudah rapuh dan roboh dibiarkan selama lebih dari empat bulan tanpa kejelasan bantuan.

Pemilik rumah mengaku bingung harus mengadu kemana. Sebelumnya ia telah melaporkan kondisi rumahnya kepada Ketua BPD dan Kepala Desa (Kades) setempat.

Namun jawaban yang didapat belum memuaskan.

“Saya sudah lapor ke Ketua BPD, ke Kades dulu. Tapi respon Kades harus bersabar menunggu dulu belum ada anggaran desa untuk bantuan rumah,” ujar Nurmilla Rahmawati .

Padahal kondisi rumah sudah sangat membahayakan. Kayu-kayu penyangga atap terlihat lapuk dan rapuh. Bagian atap yang jebol hanya ditutup terpal biru yang diberi oleh BPBD pun sudah sobek dan tidak kuat menahan air hujan.

terlihat saat hujan turun, air mengucur deras dari terpal ke dalam rumah hingga membasahi lantai keramik. Plafon kamar berwarna pink juga sudah jebol.

“Entahlah saya juga bingung mau ngadu ke siapa. Sudah empat bulan ini tidak ada realisasi. Apakah saya layak dapat bantuan begitu Bapak Dewan? Kalau saya punya, tidak akan meminta bantuan dari pemerintah, sudah saya bangun sendiri. Terpalnya sudah nggak kuat, ini memang bangunannya kayu-kayunya sudah rapuh,” keluhnya Nurmilla.

Kondisi ini dikhawatirkan akan semakin parah mengingat curah hujan di wilayah Puncak – Cisarua yang masih tinggi. Nurmilla Rahmawati berharap ada perhatian serius dari Pemerintah Kecamatan Cisarua dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKPP) Kabupaten Bogor untuk program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Hingga berita ini diturunkan, Nurmilla masih menunggu realisasi bantuan demi keselamatan keluarganya.

Reporter : Abdul (Kabiro.bogor)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *