banner 728x250

Sinopsis Novel _Kembali ke Titik Nol_ – Musab Soemardjan

banner 120x600

Jakarta, detikfakta.com :

 

_Kembali ke Titik Nol_ adalah novel tentang kejatuhan, kesadaran, dan kebangkitan seorang manusia. Tokoh utamanya adalah _Haryo_, seorang pensiunan pejabat yang terjebak dalam “sindrom masa kejayaan”. Minggu, 06 September 2026.

 

Dulu Haryo disanjung, istimewa, dan berkuasa. Dengan arogansi tanpa empati dan kuasa tanpa hati, ia memetik buah dari pohon yang ia tanam sendiri. Namun ketika pensiun tiba, semuanya lenyap. Ia bukan siapa-siapa lagi. Kolega menutup pintu dengan alasan “butuh portofolio, bukan koneksi”. Lebih sakit lagi, selirnya _Sherly_ mengkhianati, dan istrinya _Miranti_ memilih pergi. Haryo jatuh ke titik terendah: papa, terhina, dan nelangsa.

 

Di titik nol itulah “mukjizat” terjadi. Topeng dan gengsi runtuh. Haryo dipaksa bercermin dan berdamai dengan dirinya. Lewat filosofi _Owah Gingsir_ – hidup berputar, silih berganti – ia belajar bahwa titik nol bukanlah kuburan, melainkan rahim kesadaran untuk memulai lagi.

 

Novel ini juga menyorot luka dalam keluarga: antara suami dan istri, antara bapak dan orang-orang terdekatnya. Dari reruntuhan itulah keluarga Haryo belajar menganyam kembali kepingan cintanya. Melalui Haryo kita belajar tentang kejatuhan. Melalui Miranti kita belajar tentang kebangkitan.

 

Bukan buku tentang sukses. Ini buku yang berani bicara tentang gagal, jatuh, sadar diri, lalu berbenah untuk _episode_ kehidupan baru yang lebih baik. Bahasanya sederhana, mengalir, dan membumi. Tujuannya bukan menggurui, tapi mengajak pembaca bercermin dan memotret diri sendiri.

 

Reporter : Edo Lembang

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *