CIREBON – detikfakta.com – Di usia emas masa pertumbuhan dan perkembangan karakter anak, kenyamanan serta kelayakan ruang belajar menjadi salah satu faktor penunjang yang sangat penting guna menciptakan suasana pendidikan yang optimal. Namun, kenyataan berbeda masih dirasakan di PAUD Tunas Desa yang berlokasi di Desa Karang Tengah, Kecamatan Karang Sembung, Kabupaten Cirebon.
Hingga Kamis, 20 Agustus 2026, proses belajar mengajar di lembaga pendidikan anak usia dini ini masih berlangsung dalam ruang yang dinilai belum memberikan kenyamanan maksimal bagi anak-anak didiknya.
Dengan jumlah 15 murid yang penuh semangat belajar setiap harinya, PAUD Tunas Desa menjadi wadah awal pembentukan karakter dan kecerdasan generasi penerus bangsa di wilayah tersebut. Di tengah keterbatasan fasilitas ruang kelas yang ada, semangat mendidik tak pernah surut dari sosok Kepala Sekolah sekaligus pendidik, Ibu Sadiyah.
Beliau senantiasa menyalurkan ilmu, nilai-nilai kebaikan, dan kasih sayang kepada anak-anak dengan ketulusan hati yang luar biasa. Bagi beliau, keterbatasan fisik ruang bukanlah alasan untuk mengurangi kualitas pengabdian dalam mencerdaskan anak bangsa.
Dalam kebijaksanaannya menyikapi kondisi tersebut, Ibu Sadiyah menyampaikan harapan besar agar Pemerintah Kabupaten Cirebon dapat memperhatikan keberadaan lembaga pendidikan anak usia dini yang tersebar di seluruh pelosok desa, termasuk PAUD Tunas Desa.
Perhatian tersebut diharapkan dapat berwujud peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan yang layak, nyaman, dan memenuhi standar kebutuhan tumbuh kembang anak usia dini secara menyeluruh.
“Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Cirebon senantiasa mengindahkan dan memperhatikan kelangsungan pendidikan di seluruh PAUD, khususnya di desa kami. Anak-anak adalah tunas bangsa yang kelak akan tumbuh menjadi pemimpin masa depan, dan mereka berhak mendapatkan tempat belajar yang layak dan nyaman,” ujar Ibu Sadiyah dengan penuh kebijaksanaan.
Kondisi yang dialami PAUD Tunas Desa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya bergantung pada semangat pendidik semata, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai dari berbagai pihak, khususnya pemerintah selaku pemegang amanah pengelolaan negara. Ruang belajar yang nyaman, aman, dan ramah anak akan menjadi tempat tumbuhnya harapan-harapan baru yang cerah bagi masa depan daerah dan bangsa ini.
Semoga perhatian dan langkah nyata segera hadir, sehingga semangat belajar anak-anak dan semangat mengajar para pendidik di PAUD Tunas Desa dapat beriringan dengan sarana pendidikan yang layak dan bermartabat.
(Laporan: Dariman A. Md)


















