KEPULAUAN SERIBU, detikfakta.com :
Kwartir Ranting (Kwarran) Kepulauan Seribu Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka ke- 65 pada Jumat (14/8/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dipusatkan di Halaman Kantor Camat Kepulauan Seribu Selatan.
Sebanyak 160 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai Gugus Depan (Gudep) se-Kelurahan Pulau Tidung turut hadir memadati lapangan upacara. Peringatan tahun ini diusung sebagai momentum penting untuk mengenang sejarah lahirnya Gerakan Pramuka, sekaligus memperkuat kedisiplinan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, dan membentuk karakter generasi muda sesuai dengan kode kehormatan Gerakan Pramuka.
_Pesan Kebangsaan dan Pembentukan Karakter_
Wakil Camat Kepulauan Seribu yang hadir memimpin kegiatan memberikan pengarahan serta apresiasi tinggi terhadap komitmen para anggota Pramuka di wilayah kepulauan. Dalam amanatnya, beliau menekankan peran strategis anggota Pramuka sebagai garda terdepan pembangunan karakter bangsa.
> “Generasi muda Pramuka dapat menjadi pionir dalam mempersatukan bangsa, serta menjadi pemuda yang berakhlak mulia dan berkarakter sesuai dengan Satya dan Darma Pramuka,” tegas Wakil Camat Kepulauan Seribu di hadapan para peserta upacara.
_Unjuk Unjuk Aksi dan Aksi Peduli Lingkungan_
Setelah pelaksanaan upacara utama, acara dilanjutkan dengan penampilan Senam Pramuka Kolosal dari peserta Lomba Regu Prestasi (LRP) tingkat Sekolah Dasar (SD). Penampilan penuh semangat ini menjadi wujud kesiapan dan pemantapan kontingen untuk berlaga di ajang LRP Tingkat Suku Dinas Pendidikan (Sudindik) Kepulauan Seribu mendatang.
Tidak berhenti pada atraksi dan seremonial, rangkaian kegiatan diakhiri dengan aksi nyata melalui *Karya Bakti Pramuka: Olah dan Pilah Sampah.* Dalam sesi ini, para peserta mendapatkan edukasi langsung dari narasumber Saka Kalpataru Kepulauan Seribu mengenai teknik pengelolaan serta pemilahan sampah yang ramah lingkungan.
_Dampak Positif bagi Peserta_
Antusiasme tinggi terlihat sepanjang jalannya kegiatan. Melalui kombinasi antara upacara bendera, aksi seni-olahraga, dan edukasi lingkungan hidup, para peserta tidak hanya diperkuat jiwa nasionalismenya, tetapi juga mendapatkan wawasan praktis mengenai pengolahan sampah yang bermanfaat bagi kelestarian ekosistem wilayah pesisir dan kepulauan.
Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta
Reporter : Syafaat

















