Jakarta, detikfakta.com :
Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, H. Sigit Purnomo, S.A.P., S.H., menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di wilayah Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (05/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB tersebut diikuti masyarakat dengan penuh antusias.
Dalam kegiatan tersebut ditegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Keempat pilar tersebut dinilai menjadi dasar dalam menjaga persatuan serta memperkokoh keutuhan nasional di tengah keberagaman.
Pancasila dipaparkan sebagai dasar negara sekaligus panduan moral dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam menjalankan kewajiban sebagai warga negara. Sementara itu, UUD 1945 dijelaskan sebagai landasan konstitusional yang mengatur hak dan kewajiban warga negara serta mekanisme penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan.
Selain itu, NKRI ditegaskan sebagai bentuk negara yang harus dijaga bersama, terlepas dari perbedaan latar belakang suku, agama, ras, dan budaya. Adapun Bhinneka Tunggal Ika menjadi semangat pemersatu yang mendorong tumbuhnya sikap toleransi, saling menghormati, dan hidup berdampingan secara harmonis.
Sigit Purnomo menekankan bahwa pemahaman terhadap Empat Pilar tidak berhenti pada tataran teori, melainkan harus diimplementasikan dalam kehidupan nyata. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kebangsaan sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi dialog dan tanya jawab. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pandangan serta berdiskusi mengenai penerapan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan DPR RI dalam memastikan nilai-nilai dasar negara tetap hidup dan relevan di tengah dinamika perkembangan zaman.
Reporter : Redaksi Pusat

















