banner 728x250

Menanam Empat Pilar Kehidupan Bermasyarakat, Bupati Dian Ajak Warga Kuningan Wujudkan Bersih Sehat Peduli Damai Lewat Gerakan Jumat Bersepeda  

banner 120x600

detikfakta.com, Kuningan – Sebuah wilayah yang makmur dan bahagia tidak hanya dibangun dengan bangunan yang kokoh, melainkan tumbuh dari kesadaran hati warganya untuk merawat lingkungan tempat berpijak, menjaga kesehatan sebagai bekal pengabdian, saling mengulurkan kasih sayang, serta hidup rukun dalam kedamaian. Menyadari kebenaran yang mendalam ini, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., beriringan bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn., dan Sekretaris Daerah U. Kusmana, S.Sos., M.Si., turun langsung menyatu dengan masyarakat dalam pelaksanaan Gerakan Jumat BERSEPEDA di Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, pada Jumat (17/7/2026).

Kehadiran Bupati beserta jajaran turut diikuti oleh pimpinan perangkat daerah, Camat, jajaran Pemerintah Desa, hingga warga yang hadir dengan penuh sukacita. Kegiatan ini bukan sekadar pergerakan fisik semata, melainkan menjadi sarana yang berharga untuk merajut kembali budaya luhur hidup bersih, menumbuhkan kesadaran menjaga kesehatan, memperkuat rasa saling peduli, serta menjaga kedamaian di tengah keberagaman kehidupan bermasyarakat.

Dalam arahannya yang penuh hikmah, Bupati Dian membuka makna tersirat dari nama gerakan ini: “Saudara sekalian, Jumat BERSEPEDA ini bukanlah ajakan untuk sekadar mengayuh sepeda di jalanan. Nama ini adalah akronim yang memuat empat pilar harapan kita bersama bagi Kabupaten Kuningan, yaitu: Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai.”

“Kita ingin menyalakan semangat bahwa kebersihan adalah cermin budi pekerti, kesehatan adalah kekayaan yang tak ternilai, kepedulian adalah jembatan kasih sayang, dan kedamaian adalah syarat segala kemajuan. Janganlah kita menyerahkan urusan kebaikan ini hanya kepada pemerintah. Merawat kebersihan, menjaga kesehatan, dan membantu sesama adalah tugas dan tanggung jawab kita semua, sebagai satu keluarga besar yang hidup berdampingan,” pesan beliau dengan lembut namun tegas.

Bupati menyampaikan apresiasi yang tulus melihat kerapian dan kebersihan yang telah terpelihara dengan baik di Desa Garawangi. Namun beliau mengingatkan agar hal ini tidak menjadi kebanggaan sesaat, melainkan dirawat dengan ketekunan yang berkelanjutan. Mulai dari kebiasaan memilah dan mengelola sampah dengan bijak, hingga menjaga keindahan halaman rumah dan lingkungan sekitar agar senantiasa menyejukkan hati siapa pun yang melintas.

Terkait kesehatan, beliau mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan olahraga sebagai hal yang menyusahkan, melainkan menjadikannya sebagai kebutuhan yang menyenangkan. “Kesehatan adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa dibeli dengan harta. Jangan sampai kita terlalu sibuk mencari penghidupan, hingga lupa merawat wadah yang memikulnya. Luangkanlah waktu sejenak untuk bergerak, karena tubuh yang sehat akan melahirkan jiwa yang kuat, pikiran yang jernih, dan kemampuan untuk berkarya lebih baik bagi keluarga dan sesama,” ujarnya.

Lebih mendalam lagi, Bupati Dian menyoroti betapa pentingnya kepekaan hati terhadap mereka yang sedang tertimpa kesulitan. Beliau meminta seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari kecamatan hingga desa, untuk senantiasa hadir dan peka melihat apa yang dirasakan warga.

“Saya tidak ingin ada orang tua kita yang lanjut usia hidup sebatang kara tanpa perhatian, rumah warga yang rapuh dibiarkan begitu saja, anak putus sekolah yang kehilangan harapan, maupun saudara kita yang sakit tak sanggup berobat dibiarkan menderita. Gotong royong adalah jiwa kita. Mari kita rengkuh satu sama lain, pastikan tidak ada warga Kuningan yang tertinggal atau terabaikan dari kasih sayang pembangunan,” tegas beliau dengan penuh keprihatinan.

Sebagai bukti nyata kepedulian tersebut, kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan wujud sinergi yang indah antara Pemerintah Kabupaten Kuningan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan, serta berbagai elemen masyarakat yang berhati mulia.

Sementara itu, Kuwu Desa Garawangi, Hasmidi, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terpilihnya desanya menjadi pusat kegiatan yang penuh makna ini. Menurut beliau, semangat yang dibawa gerakan ini sangat selaras dengan tradisi “Jumat Bersih” yang sudah lama menjadi kebiasaan warga setempat. Ia pun berharap kunjungan pimpinan daerah semakin mengukuhkan tali persaudaraan antara pemerintah dan rakyat, serta menjadi semangat baru bagi desa untuk terus berkembang.

Melalui gerakan yang sederhana namun bermakna besar ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap semangat Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai dapat menembus ke setiap sudut desa dan kelurahan, tumbuh menjadi budaya yang melekat di hati, serta menjadikan Kuningan sebagai wilayah yang nyaman, sejahtera, dan penuh kasih sayang bagi seluruh penghuninya.

(Dariman. A. Md)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *