banner 728x250
POLRI  

Polsek KPC dan Sat Polairud Evakuasi Jenazah ABK KM Cirebon Indah 5 dengan Penuh Empati

banner 120x600

KOTA CIREBON | detikfakta.com , Kepedulian dan empati menjadi landasan pelayanan kemanusiaan kepolisian. Polsek Kawasan Pelabuhan Cirebon (KPC) bersama Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Cirebon Kota menunjukkan sikap penuh empati saat mengevakuasi jenazah seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang meninggal dunia di atas KM Cirebon Indah 5, pada Rabu (02/09/2026).

Kehadiran personel tidak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjadi wujud penghormatan dan kepedulian terhadap almarhum serta keluarganya.

Kronologi Kejadian dan Kedatangan Jenazah

Jenazah tiba di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Kota Cirebon, sekitar pukul 09.30 WIB setelah KM Cirebon Indah 5 bersandar di Dermaga Tambat Labuh PSDKP.

Kapal sebelumnya membawa jenazah korban dari perairan utara Tegal untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut di Cirebon. Korban diketahui berinisial S.R., laki-laki, berusia 33 tahun, yang merupakan ABK KM Cirebon Indah 5 dan tercatat berdomisili di Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kronologi Meninggalnya Korban

Berdasarkan keterangan saksi Sujono, selaku nahkoda KM Cirebon Indah 5, korban sebelumnya diketahui dalam kondisi kurang sehat dan sempat dilarang mengikuti pelayaran, namun korban tetap memilih berangkat karena ingin memenuhi kebutuhan keluarganya.

Sementara itu, saksi Defis Kurniawan menerangkan bahwa pada Selasa (01/09/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, dirinya membangunkan korban yang sedang berada di kamar belakang kapal untuk makan pagi, namun korban tidak memberikan respons.

Saksi kemudian memanggil nahkoda dan ABK lainnya untuk melakukan pengecekan. Setelah dilakukan pengecekan oleh nahkoda Sujono, korban diketahui sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Kejadian tersebut kemudian disampaikan kepada pemilik kapal, Budi Hermanto alias Aciu, yang memberikan arahan agar korban segera dibawa kembali ke Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan Cirebon untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Proses Evakuasi Penuh Empati

Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo bersama personel Polsek KPC dan Sat Polairud Polres Cirebon Kota turut berada di lokasi untuk membantu proses evakuasi, termasuk secara langsung menggotong jenazah dari kapal menuju sarana evakuasi sebagai bentuk kepedulian dan penghormatan terhadap korban.

Setibanya di pelabuhan, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Gunung Jati untuk pemeriksaan medis dan kepentingan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek KPC: Evakuasi Wujud Empati dan Pelayanan Kemanusiaan

Kapolsek KPC AKP Asep Sunaryo mengatakan bahwa kehadiran personel dalam proses evakuasi tidak hanya merupakan bagian dari tugas kepolisian, tetapi juga bentuk empati dan penghormatan kepada korban serta upaya memberikan pelayanan kemanusiaan kepada keluarga dan pihak kapal.

“Kami bersama Polres Cirebon Kota dan Polsek KPC berupaya membantu proses evakuasi dengan sebaik-baiknya, termasuk menggotong jenazah secara langsung, sebagai bentuk empati dan penghormatan kepada almarhum serta membantu pihak keluarga dalam proses penanganan selanjutnya,” ujar AKP Asep Sunaryo.

Penutup

Kehadiran kepolisian yang sigap, humanis, dan penuh empati dalam proses evakuasi ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung dan pelayan masyarakat yang peduli pada sesama manusia. Semoga almarhum S.R. diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.

(Laporan: Dariman A. Md)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *