banner 728x250

Pelantikan dan Pengukuhan Forum Silaturahmi Kyai dan Santri For Santri Ciayumajakuning Tahun 2026 Menyatukan Langkah Membangun Generasi yang Mandiri dan Berakhlak Mulia

banner 120x600

DETIKFAKTA.COM || CIREBON Sebagai bagian tak terpisahkan dari momen besar yang menyatukan seluruh elemen santri di seantero tanah Ciayumajakuning, Minggu, 2 Agustus 2026 tercatat sebagai hari bersejarah dan penuh berkah bagi keluarga besar Forum Silaturahmi Kyai dan Santri (For Santri) khususnya di wilayah Kabupaten/ Kota Se – Ciayumajakuning.

Di Pendopo Bupati Cirebon yang senantiasa menyimpan nuansa keagungan dan kesejukan, berlangsung prosesi Pelantikan serta Pengukuhan Pengurus secara resmi, yang sekaligus menyatukan langkah seluruh jajaran Koordinator Daerah (Korda) maupun Koordinator Cabang (Korcam) yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, hingga Kabupaten Kuningan.

Ketua Umum For Santri Tegaskan Organisasi Bukan Alat Politik, Berbagi Pengalaman Berharga dari Negeri Ginseng. Dalam sambutannya yang sarat hikmat dan ketegasan pada acara Pelantikan dan Pengukuhan pengurus se-Ciayumajakuning, Ketua Umum Forum Silaturahmi Kyai dan Santri (For Santri), KH. Ir. Abdul Fatah Ifhamda, MM., menegaskan dengan tegas posisi organisasi yang dipimpinnya. Beliau menyampaikan dengan lantang namun santun: “For Santri bukanlah alat politik untuk kepentingan sesaat.”

Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan pemahaman seluruh elemen organisasi maupun masyarakat luas, agar wadah ini tetap berdiri kokoh di atas nilai-nilai keagamaan, kemandirian, dan pengabdian sosial, bebas dari tarik-menarik kepentingan praktis duniawi.

Menurut beliau, keberadaan For Santri murni didirikan demi memajukan kesejahteraan santri, memperkokoh pemahaman agama, serta membangun kemandirian umat, tanpa tergoyahkan oleh arus kepentingan kekuasaan.

Lebih lanjut, KH. Ir. Abdul Fatah Ifhamda turut membagikan pengalaman berharga yang pernah beliau alami saat berkunjung ke negara tetangga, Republik Korea. Cerita tersebut disampaikan bukan sekadar sebagai kisah perjalanan, melainkan sebagai cermin dan pembuka wawasan bagi seluruh anggota For Santri untuk melangkah ke masa depan.

Dalam paparannya, beliau menceritakan bagaimana ketertiban, semangat kerja keras, kedisiplinan, dan semangat kemandirian yang tumbuh di masyarakat Korea mampu mengubah wajah bangsa menjadi maju dan sejahtera.

Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga:

Bahwa kemajuan sejati tidak datang dengan sendirinya, melainkan lahir dari niat yang tulus, kerja keras yang konsisten, serta kesatuan langkah yang kokoh tanpa mengharapkan balasan dari pihak mana pun.

“Pengalaman di sana membuka mata saya, bahwa jika kita mau bersungguh-sungguh, mandiri, dan menjaga kehormatan organisasi ini demi kebaikan umat, bukan untuk kepentingan politik, maka besar pula manfaat yang akan kita tuai bagi santri dan masyarakat,” ujar beliau.

Penuturan ini disambut dengan penuh perhatian oleh seluruh hadirin, menjadi bekal berharga agar ke depannya seluruh jajaran pengurus senantiasa menjaga amanah, menjauhi kepentingan yang merugikan, dan menjadikan For Santri sebagai wadah yang benar-benar melahirkan generasi ulul azmi: cerdas, mandiri, beriman, dan bermanfaat bagi seluruh alam.tutupnya

Prosesi yang berjalan khidmat dan penuh penghormatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum For Santri, KH. Ir. Abdul Fatah Ifhamda, MM. Dalam kesempatan sakral tersebut, beliau secara resmi mengukuhkan saudara H.Oki Suroki Korda Cirebon
H.Didi Sutadi Korda Kota Cirebon. Iqbal Korda Majalengka. Kang Roni Agus Pramono Korda Kuningan. Farhan Korda Indramayu. Ibu Nyai NurBaetiyah Indramayu. Faiqotul Annah Kab.Cirebon. Dr.Tuti Alawiyah Kota Cirebon. Ny.Ade Titi Hartini Majalengka. Lia Astuti Kab.Kuningan. Selaku Korda dan seluruh jajaran pengurus Kabupaten/Kota untuk mengemban amanah mulia melayani, membina, serta memajukan kaum santri dan seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya. Kehadiran pengurus baru ini bukan sekadar pergantian nama di atas kertas, melainkan sebuah penyegaran semangat, pemantapan tekad, serta pengokohan pondasi organisasi yang senantiasa berdiri tegak di atas landasan ukhuwah Islamiyah dan pengabdian tulus kepada sesama.

Turut hadir menyaksikan, memberikan berkah, arahan, serta dukungan penuh dalam kegiatan mulia ini adalah Bupati Kabupaten Cirebon, Kyai H. Drs. Imron Rosyadi; Wakil Bupati Kabupaten Cirebon, H. Agus Kurniawan; Pembina Korwil Jawa Barat For Santri, Drs. Abdul Muiz; Ketua Korwil Jawa Barat, H. Dian Nafi; Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Cirebon, Dr. KH. Samsudin, M.Ag.; Pengasuh Pondok Pesantren Benda Kerep Kota Cirebon, KH. Miftah Faqih; serta Pengasuh Pondok Pesantren Al Anwariyah Tegal Gubug Cirebon, KH. Fauzi Mansyur, disertai para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan santri yang hadir dengan penuh sukacita.

Di tengah suasana yang hangat dan penuh rasa kekeluargaan, ditegaskan dengan tegas namun lembut bahwa amanah besar yang kini dipikul oleh pengurus Kabupaten/Kota For Santri adalah bagian penting dan menyatu dari denyut nadi pergerakan For Santri secara keseluruhan.

Wadah ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan zaman yang kian dinamis, dengan melahirkan generasi santri yang tidak hanya unggul dalam pemahaman dan pengamalan agama, melainkan juga mandiri secara ekonomi, kokoh dalam pendirian, berbudi pekerti luhur, serta peka dan peduli terhadap kebutuhan riil masyarakat sekitar.

Semoga dengan telah dikukuhkannya pengurus ini, ikatan persaudaraan antar seluruh wilayah Ciayumajakuning semakin erat dan tak terputus, program-program kebaikan yang direncanakan dapat berjalan lancar serta membawa limpahan manfaat bagi seluruh umat. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kekuatan, ketulusan hati, kebijaksanaan, serta petunjuk bagi seluruh pengurus dalam mengemban tugas mulia ini demi kejayaan agama, bangsa, dan tanah air tercinta.

(Dariman A. Md)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *