banner 728x250
POLRI  

Patroli Humanis Polsek Beber Merawat Ruang Publik Menyingkirkan Keresahan Demi Kenyamanan Bersama

banner 120x600

detikfakta.com | Cirebon – Ruang publik adalah milik setiap warga, tempat kita berdagang, berinteraksi, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan dihargai. Ketika ketertiban terganggu oleh praktik yang tidak bertanggung jawab, ketenangan bersama pun ikut tergoyahkan. Menyadari pentingnya menjaga keharmonisan di tengah masyarakat, jajaran Polsek Beber melaksanakan patroli humanis yang menyasar potensi premanisme serta praktik parkir liar di kawasan ramai.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 Juli 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, berfokus pada area pertokoan dan pusat kegiatan warga di wilayah Kecamatan Beber. Kehadiran petugas bukan untuk menakut-nakuti, melainkan hadir sebagai mitra yang peduli, menata keadaan dengan lembut namun tegas demi kepentingan semua pihak.

Selama berkeliling, petugas menyempatkan waktu berdialog dan memberikan pembinaan kepada para juru parkir agar menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku. Bersama-sama, kendaraan ditata dengan rapi sehingga tidak menghalangi akses jalan, pejalan kaki tetap memiliki ruang yang layak, dan arus lalu lintas dapat berjalan lancar tanpa hambatan. Di samping itu, petugas juga mengamati dengan teliti setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kekhawatiran atau ketidaknyamanan bagi warga.

Kepada seluruh masyarakat, petugas juga menyampaikan pesan yang tulus: agar tidak memberikan sepeser pun pungutan atau uang kepada pihak yang tidak memiliki wewenang resmi untuk mengelola parkir maupun meminta bayaran. Jika ditemukan adanya pemalakan, ancaman, maupun bentuk premanisme lainnya, warga diharapkan tidak ragu untuk segera melapor ke pihak kepolisian. Keberanian untuk berbicara dan saling menjaga adalah langkah awal kita membebaskan lingkungan dari gangguan yang tidak perlu.

Kapolsek Beber, AKP M. Yusuf Ariandi, S.H., menegaskan dengan bijaksana bahwa penertiban semacam ini akan terus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. “Kami tidak ingin sekadar menertibkan sesaat, melainkan membangun kesadaran bersama bahwa ketertiban dan keamanan adalah hak sekaligus kewajiban kita semua. Pola pendekatan humanis kami pilih karena kami ingin mengajak, bukan memaksa; menyadarkan, bukan menakuti—agar wilayah Beber benar-benar menjadi tempat yang aman, tertib, dan nyaman untuk kita tinggali bersama,” ujarnya.

Semoga langkah kecil ini dapat membawa perubahan yang besar: menjadikan ruang publik sebagai tempat yang bersih dari pungutan liar, bebas dari rasa takut, dan penuh dengan kepercayaan antarwarga. Karena lingkungan yang damai lahir bukan hanya dari kehadiran aparat, melainkan dari kebersamaan kita semua yang saling menjaga dan menghormati hak sesama.

(Dariman. A. Md)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *