banner 728x250

H.Dudung Suami Korban Bantah Motif Dendam Tidak Pernah Ada Konflik dengan Tersangka

banner 120x600

INDRAMAYU | detikfakta.com – H. Dudung Badrun, suami almarhumah Hj. Kokom Komariyah, secara tegas membantah keterangan tersangka berinisial F yang menyebut pembunuhan istrinya dilatarbelakangi motif dendam.

Dudung menilai pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta yang diketahuinya selama hidup bersama korban. Ia menegaskan, almarhumah tidak pernah menceritakan adanya perselisihan, persoalan pribadi, maupun konflik dengan tersangka.

Menurut Dudung, istrinya merupakan sosok yang terbuka dalam kehidupan rumah tangga. Berbagai persoalan dan keluh kesah selalu disampaikan kepadanya sehingga ia merasa mengetahui kondisi serta hubungan sosial almarhumah.

“Selama saya hidup bersama istri, almarhumah selalu terbuka. Karena saya lebih tua, segala keluh kesah selalu disampaikan kepada saya. Tidak ada konflik dengan tersangka berinisial F. Pernyataan soal dendam itu merupakan opini sepihak yang menyesatkan,” tegas Dudung saat memberikan keterangan di kediaman keluarga mertuanya, Kamis (5/11/2026).

Ia juga membantah tudingan bahwa almarhumah kerap menghina atau merendahkan tersangka. Bahkan, menurutnya, korban tidak memiliki riwayat komunikasi dengan F yang dapat dikaitkan dengan dugaan motif dendam tersebut.

Atas dasar itu, Dudung meminta penyidik mengusut secara mendalam motif sebenarnya di balik pembunuhan yang merenggut nyawa istrinya.

Ia berharap pengungkapan motif tidak hanya bertumpu pada pengakuan tersangka, tetapi harus didukung pemeriksaan menyeluruh, keterangan saksi, serta alat bukti yang sah.

“Yang kami harapkan adalah kebenaran yang sesungguhnya terungkap. Jangan sampai motif yang disampaikan tersangka diterima begitu saja tanpa diuji berdasarkan fakta dan alat bukti,” harapnya.

Dudung menegaskan, pihak keluarga menginginkan proses hukum berjalan transparan dan profesional agar seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan meninggalnya Hj. Kokom Komariyah dapat terungkap secara terang.pungkasnya

Reporter : (Masroni kabiro Indramayu)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *