detikfakta.com | | Jakarta Utara – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Patroli Cipta Kondisi dan Strongpoint pada Senin (12/10/2026) dini hari.
Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Patroli Cipta Kondisi dipimpin oleh AKP Aries Arianto, S.H., selaku Kasat Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Priok sekaligus Perwira Pengawas (Pawas).
Kegiatan tersebut melibatkan 15 personel dengan dukungan empat unit kendaraan dinas patroli roda empat.
Adapun rute patroli meliputi kawasan Indonesia Power PLTU, Pelabuhan Inggom, Pelabuhan Nusantara, Terminal Penumpang Nusantara Pura, hingga JICT 1.
Dalam pelaksanaannya, personel melaksanakan patroli dialogis dengan petugas keamanan (security) PT Indonesia Power PLTU serta masyarakat di Terminal Penumpang Nusantara Pura II.
Petugas memberikan imbauan agar petugas keamanan senantiasa meningkatkan kewaspadaan, melaksanakan patroli secara berkala, serta melakukan pemeriksaan terhadap orang dan kendaraan yang keluar masuk area kerja.
Selain itu, petugas juga mengingatkan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) guna mencegah kecelakaan kerja.
Kepada calon penumpang, penjemput, dan pengguna jasa terminal, personel mengimbau agar selalu menjaga barang bawaan, waspada terhadap tindak kriminalitas, serta membeli tiket kapal Pelni maupun kapal Roro melalui saluran resmi untuk menghindari penipuan.
Masyarakat juga diimbau agar segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak kriminalitas maupun kejadian menonjol melalui kantor kepolisian terdekat atau layanan Kepolisian 110.
Selain patroli mobile, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga melaksanakan pengamanan melalui penempatan personel di sejumlah titik strongpoint yang dinilai rawan terhadap gangguan kamtibmas dan kepadatan lalu lintas.
Tiga lokasi yang menjadi fokus pengawasan meliputi Jalan Raya Ancol Baru arah PLTU untuk mengantisipasi tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), termasuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda dua yang melintas.
Selanjutnya, di Jalan Raya Pelabuhan, tepatnya di simpang pintu masuk IX, personel melaksanakan pengaturan dan pemantauan arus lalu lintas. Sementara itu, di Jalan Digul, petugas melakukan pemantauan guna mengantisipasi aksi balap liar dan potensi tawuran.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan, situasi di Jalan Raya Ancol Baru arah PLTU terpantau kondusif dan tidak ditemukan hal-hal mencurigakan dari hasil pemantauan serta pemeriksaan kendaraan roda dua.
Arus lalu lintas di Jalan Raya Pelabuhan, simpang pintu masuk IX, terpantau ramai lancar. Sementara itu, situasi di Jalan Digul terpantau sepi tanpa indikasi balap liar maupun potensi tawuran.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Alrasyidin Fajri, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan patroli dan strongpoint merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Melalui pelaksanaan patroli cipta kondisi dan strongpoint secara rutin, kami berupaya mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, mencegah tindak kriminalitas, serta memastikan aktivitas masyarakat dan pengguna jasa pelabuhan berjalan dengan aman dan lancar,” demikian penegasan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan preventif dan kehadiran personel kepolisian di lapangan guna menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas di kawasan pelabuhan dan sekitarnya.
Sumber : Divisi Humas MIO Indonesia DKI Jakarta
Reporter : Edo


















