banner 728x250

Menjembatani Sekolah dan Industri : Program AKSI SMKN 23 Jakarta Cetak Lulusan Siap Kerja

Oplus_131072
banner 120x600

 

Jakarta, detikfakta.com :

Sabtu, 21 Februari 2026 – Dalam upaya memperkecil kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia industri, sebanyak 245 siswa kelas XII dari seluruh jurusan di SMKN 23 Jakarta mengikuti program Arsitek Karier Siswa (AKSI) yang digelar selama lima hari Sabtu berturut-turut dengan menghadirkan narasumber profesional berbeda di setiap sesi.

Program ini lahir dari tingginya keaktifan dan kesadaran siswa dalam mempersiapkan masa depan karier mereka di LinkedIn. Menjawab kebutuhan tersebut, sekolah menghadirkan AKSI sebagai program terstruktur yang tidak hanya membekali siswa dengan keterampilan teknis (hard skill), tetapi juga penguatan soft skill, kesiapan mental, serta pembangunan portofolio profesional.

Program AKSI ini diprakarsai oleh para profesional dan akademisi yang berkomitmen pada pengembangan generasi muda, yaitu Bapak Roy Avianto (Senior Trainer, Konsultan, Mentor dan Educator), Ibu Annisa Nurul Rahma (Konselor, Edukator dan Hypnotherapist), Bapak Dwi Agustiawan (Sales Leader & Coach), Bapak Triarso Wijasena (Profesional Sales Trade Marketer), dan Ibu Pebrizayanti, SE.M.Pd

(Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas DUDI SMKN 23 Jakarta).

PLH Kepala SMKN 23, Ibu  A. Djamilah,M.Si. menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus bergerak lebih progresif dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

“Hari ini, lulusan SMK tidak cukup hanya terampil secara teknis. Mereka harus memiliki daya tahan mental, kemampuan komunikasi, etos kerja, serta kepercayaan diri yang kuat. AKSI menjadi langkah konkret kami dalam menyiapkan lulusan yang benar-benar siap pakai,” ujar Ibu A. Djamilah.

Selama lima pekan pelaksanaan, para siswa mendapatkan pembekalan langsung dari praktisi sesuai bidang keahlian masing-masing. Materi yang disampaikan mencakup standar kerja industri, budaya profesional, personal branding, strategi membangun portofolio, hingga kesiapan menghadapi proses rekrutmen.

Ketua Pelaksana AKSI Bapak Roy Avianto menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat aplikatif dan kontekstual.

“Kami ingin siswa memahami realita dunia kerja sebelum mereka benar-benar terjun ke dalamnya. Dengan menghadirkan narasumber berbeda setiap pekan, siswa memperoleh perspektif luas tentang tantangan dan peluang di bidangnya.”

AKSI menjadi bukti komitmen SMKN 23 Jakarta dalam mendukung penguatan link and match antara sekolah dan dunia usaha. Dengan keterlibatan aktif 245 siswa kelas XII, program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga adaptif dan berdaya saing tinggi.

 

Lebih dari sekadar program pembekalan, AKSI merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi vokasi yang tangguh, berkarakter, dan siap berkompetisi di tingkat nasional maupun global. SMKN 23 Jakarta meyakini bahwa ketika sekolah dan industri berjalan beriringan, maka yang lahir bukan hanya lulusan, tetapi profesional muda yang siap memberi kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

 

Sumber : Humas MIO Indonesia DKI Jakarta

Reporter : Cantika & Irma

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *