detikfakta.com | | Jakarta – Selasa, 22 September 2026 — Menjelang peringatan Hari Tani, para aktivis mengajak seluruh masyarakat, khususnya petani, mahasiswa, organisasi masyarakat, dan peserta aksi, untuk menjadikan momentum tersebut sebagai ruang menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.
Imbauan tersebut salah satunya disampaikan oleh aktivis, Sdr. Putra, kepada media di Jakarta, Selasa (22/9/2026).
“Peringatan Hari Tani hendaknya menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap persoalan agraria, kesejahteraan petani, ketahanan pangan, serta masa depan masyarakat pedesaan,” ujar Putra.
Dirinya mengimbau agar seluruh peserta aksi tidak melakukan tindakan anarkis, perusakan fasilitas umum, kekerasan, maupun tindakan lain yang dapat merugikan masyarakat. Menurutnya, aspirasi mengenai persoalan pertanian dan agraria memiliki nilai penting untuk disampaikan, namun penyampaiannya perlu dilakukan dengan cara yang bermartabat dan tidak mengorbankan keselamatan orang lain.
“Perjuangan petani dan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi harus tetap mengedepankan kedamaian. Jangan sampai tindakan segelintir orang yang tidak bertanggung jawab mencederai tujuan utama peringatan Hari Tani,” ujar Putra.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak mudah terpancing oleh provokasi, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial.
“Mari jadikan peringatan Hari Tani sebagai momentum untuk menyampaikan aspirasi secara damai, menjaga ketertiban, serta memperkuat kepedulian terhadap persoalan agraria dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Putra.
Reporter : Edo


















