International Rice Research Institute (IRRI), sebuah lembaga penelitian beras ternama dunia memberikan penghargaan kepada Indonesia atas keberhasilan menjaga sistem ketahanan pangan, terutama swasembada beras.

Direktur Jenderal IRRI Jean Balie menyampaikan, penghargaan ini sebagai bentuk keberhasilan penerapan inovasi teknologi pertanian untuk sistem pertanian dan pangan yang tangguh serta swasembada beras Indonesia tahun 2019 hingga 2021.

“Saya ucapkan selamat bagi Indonesia atas keberhasilannya yang luar biasa dalam mempertahankan dan mencapai swasembada beras, serta meningkatkan level ketahanan pangan,” ujar Direktur Jenderal IRRI Jean Balie saat menyampaikan sambutan dalam acara Penyerahan Penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) kepada pemerintah Indonesia yang disiarkan secara langsung melalui Youtube Sekretariat Presiden, Minggu (14/8).

Jean juga menyebut Indonesia telah melakukan pencapaian yang sangat besar. Berdasarkan data Food and Agriculture Organizations (FAO) atau Organisasi Pangan dan Pertanian, Indonesia telah mencapai 90% lebih rasio swasembada atau rasio antara produksi domestik dengan total permintaan.

Penghargaan ini juga disebut menjadi bukti ketahanan sistem pertanian pangan Indonesia tinggi, bukan hanya sektor beras tetapi di seluruh sektor. Sehingga bisa menjadi sebuah langkah maju yang besar, khususnya di tengah ketegangan politik saat ini.

Sementara Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih atas kerja sama seluruh petani dan pemerintah daerah.

“Hari ini kita diberikan sebuah sertifikat yang membuktikan Indonesia dinilai memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan sudah swasembada pangan. Terima kasih yang sebesar-besarnya, utamanya pada pelaku pekerja di sawah, para petani Indonesia atas kerja kerasnya,” tutur Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan keberhasilan ini juga didukung terlaksananya pembangunan infrastruktur di bidang pertanian yang digalakkan pemerintah, dari bendungan, embung, hingga jaringan irigasi guna mendukung peningkatan hasil produksi pertanian nasional. Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga memanfaatkan varietas-varietas unggul padi, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi sehingga Indonesia dapat mencapai swasembada beras dengan produksi beras yang surplus selama tiga tahun terakhir.


Artikel ini bersumber dari www.alinea.id.