detikfakta.com – JAKARTA – Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bersama dengan Neo Expo Promosindo (Neoexpo) kembali selenggarakan Pameran Rangkaian Nasional Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2023.

Anang Sukandar, CFE ketua asosiasi Franchise Indonesia menyampaikan, tahun ini penyelenggara menargetkan 8 sampai 10.000 pengunjung selama 3 hari pameran.

Sedangkan, transaksi yang ditargetkan sebanyak Rp 2 triliun. Di Juni 2022 lalu, jumlah pengunjung mencapai 12.000.

Dia mengatakan Indonesia mempunyai peluang dibidang kuliner, dengan adanya makanan khas daerah dari sabang sampai merauke dan jenis makanan yang berbeda-beda sangat berperan dalam menciptakan investasi dibidang kuliner ini.

Pameran yang mengusung tema “Beyond Entrepreneurship” menghadirkan 170 merek baik nasional maupun internasional.

Sejumlah merek usaha ternama & usaha milik pesohor pun hadir pada gelaran pameran 3 hari yang buka pukul 10.00-20.00 WIB.

Pada penyelenggaraan tahun ke-18 dan kali ke-160 tersebut, bersamaan dengan Opening Ceremony IFBC 2023 dapat disaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Asosiasi Franchise Indonesia dengan Pemerintah Selangor Malaysia.

Pameran ini menghadirkan ratusan merek waralaba, peluang usaha, investasi, distributor, keagenan dan kemitraan dukung masyarakat berwirausaha di masa endemik.

Banyak penawaran menarik untuk investasi dimulai dari 5 jutaan hingga ratusan juta rupiah. Ada banyak ragam usaha kekinian, viral dan menguntungkan tersedia pada Pameran IFBC 2023 diantaranya sejumlah usaha milik selebriti seperti Ngopi Right (Rio Dewanto), Burger Bangor (Denny Sumargo) Basreng Gonjreng (Jenita Janet), Warkop Naik Kelas (Handika Pratama), Tentang Kopi (Dwi Handika), Es Cekek Indonesia (Aldi Taher), Izin.co.id (Christian Sugiono), dan Voffice (Titi Kamal).

Fredi ferdianto, head of PR Neo expo promosindo mengatakan dalam rangka memaknai kewirausahaan (beyond entrepreneurship), pengunjung juga dapat jelajahi lebih dalam wawasan berwirausaha & franchise pada program seminar terbuka.

Selain itu, talkshow wirausaha inspiratif, lokakarya bisnis barang import, hingga diskusi perihal daftar Halal dan legalitas usaha di area panggung acara selama pameran.