Meta tampaknya tengah mengubah persyaratan bagi pengguna headset virtual reality mereka. Kabarnya, pengguna bakal bisa mengakses Meta Quest tanpa perlu login melalui akun Facebook.

Meta berencana untuk mengubah kebijakan terkait dengan persyaratan bagi pengguna headset virtual reality (VR) mereka. Lewat kebijakan terbaru ini, pengguna bisa mengakses Meta Quest tanpa login melalui akun Facebook terlebih dulu. Sebagai gantinya, pengguna akan memerlukan akun Meta baru yang tidak perlu ditautkan ke Facebook. 

Berdasarkan informasi dari Engadget (8/7), perusahaan baru akan meluncurkan kebijakan ini pada  bulan depan untuk pengguna Meta Quest baru dan yang sudah terdaftar. Ini juga berlaku bagi pengguna yang mempunyai akun Oculus yang lebih lama. Melalui informasi tersebut, penguna Oculus tetap harus mempunyai akun Meta baru agar dapat tetap menggunakan headset mereka setelah 1 Januari 2023. 

Perusahaan menekankan, akun Meta ini bukanlah sebuah profil media sosial. Pihak Meta menyebut, akun ini juga akan difungsikan untuk perangkat mereka yang akan datang. Lewat akun Meta ini, pengguna dapat masuk ke perangkat VR mereka dan mengelola aplikasi yang telah mereka beli dalam satu tempat. 

Meski demikian, di dalam akun Meta ini juga terdapat aspek media sosial yang dapat diakses oleh pengguna. Ini terlihat dari pembuatan akun Meta baru yang mengharuskan pengguna untuk membuat profil Meta Horizon yang meliputi nama pengguna, avatar, foto profil dan sebagainya. 

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah perusahaan untuk mewujudkan misi metaverse mereka. Di dunia ini, pengguna dapat memperoleh pengikut dan mengikuti akun lain untuk dapat berinteraksi dengan mereka. 

Lebih lanjut, akun Meta ini juga mempunyai opsi untuk ditautkan ke dalam akun Facebook dan Instagram pribadi. Sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan teman-teman mereka di Messenger melalui headset VR yang dimilikinya. 

Berbeda dengan akun Facebook yang mempunyai aturan satu akun per orang, pengguna dapat memiliki beberapa akun Meta sekaligus. Perusahaan menyebut, pihaknya tidak masalah jika pengguna mereka mempunyai beberapa akun sekaligus. Menurut mereka, pengguna mungkin saja membuat satu akun Meta untuk pertemuan virtual dan membuat akun Meta lain untuk berinteraksi dengan teman-temannya. 

Akun Meta baru ini akan menawarkan kontrol privasi, termasuk opsi untuk menjadikan profil pribadi pengguna dan menyetujui permintaan pengikut secara manual. Sedangkan untuk pengguna yang berusia antara 13 hingga 17 tahun akan memiliki profil pribadi secara default.

Kebijakan terbaru ini merupakan perubahan penting bagi Meta. Pasalnya, ini sejalan dengan fokus perusahaan mengenai visi metaverse mereka. Di samping itu, ini menjadi salah satu hal positif yang dihadirkan Meta untuk orang-orang yang tertarik dengan Meta Quest tetapi tidak ingin berhubungan dengan Facebook. 
 


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.