detikfakta.com – GM Utut Adianto , Ketua Umum PB Percasi mengatakan, kesempatan mengikuti berbagai turnamen menjadi jalan mencetak pecatur handal.

Selain itu juga proses pelatihan yang benar dan adanya evaluasi pecatur juga menjadi hal fundamental.

“Yang pertama kita tanamkan sekarang adalah fundament pelatihan yang benar, supaya orang itu dapat berlatih. Kemudian mengirimkan ke turnamen luar negeri, lalu selanjutnya mengevaluasi hasil turnamen di setiap tingkatan,” ungkap Utut Adianto disela-sela pembukaan JAPFA Chess Festival 2022 di Gedung Wisma Serbaguna GBK, Sabtu (10/9/2022).

Turnamen berlangsung di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta berlangsung 10 hingga 14 September 2022.

“Seperti setelah ini ada JAPFA, bulan depan 13 Oktober ada ASIAN Youth, kemudian bulan November ada Kejurnas,” ujar Utut Adianto .

Sementara itu di tempat yang sama, Direktur Corporate Affairs PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Rachmat Indrajaya mengatakan, merasa senang melihat antusias peserta. Apalagi peserta junior dari berbagai pelosok Nusantara, sehingga dapat memunculkan bibit pecatur.

“Pecatur di Indonesia ini sangat luar biasa, di berbagai pelosok itu sangat banyak. Ada pecatur binaan kami dari Lampung dan Gorontola baru mendapat juara di Kejuaraan Daerah masing masing. Tinggal bagaimana membina mereka dengan baik dan dapat menjadi generasi penerus dari para pecatur yang sudah. Seperti Utut Adianto , Susanto, dan yang lainnya, sehingga dapat berprestasi lebih baik lagi di kancah internasional,” papar Rachmat Indrajaya .

Sedangkan Plt Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Jonni Madrizal berkesempatan membuka secara resmi turnamen tersebut. Dirinya mengapresiasi gelaran yang juga bertujuan memunculkan pecatur-pecatur handal daerah.

“Mencari bibit pecatur ya dengan mengadakan festival, kejuaraan-kejuaraan, karena semakin banyak kejuaraan tentu kita dapat melihat bibit-bibit unggul. Juga mencari atlet-atlet yang dapat dimasukan ke Pelatnas dan ajang lainnya,” tuturnya.

JAPFA Chess Festival 2022 juga menghadirkan kategori Internasional. IM Mohamad Ervan (rating 2395), dan IM Medina Warda Aulia (2383) diadu dua pecatur top ASEAN lainnya.

Juga terdapat kelompok usia di bawah 10 tahun, di bawah 14 tahun. Juga kelompok di bawah 18 tahun kategori putra putri.

Selain itu juga ada kelompok junior U-16. Hingga terdapat kategori untuk kelompok senior, dan veteran di atas 55 tahun.

Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto mengakui tim catur Indonesia menyumbang 3 medali emas 4 perak dan 2 perunggu di SEA Games Vietnam 2022.

Namun karena di Kamboja tidak dipertandingkan, maka para pecatur tampil di berbagai event internasional.”

“Seperti di Olimpiade catur dan turun pula di JAPFA Chess Festival yang diikuti 520 peserta dari 25 Provinsi di Tanah Air,” ungkapUtut seusai pembukaan JAPFA Chess Festival ke 12 yang dirilis panitia usai acara melalui pesan elektronik redaksi semarak.co, Sabtu (10/9/2022).

Kejuaraan Catur yang dibuka Plt Sesmenpora Jonni Mardizal diawali atraksi pertarungan catur kilat antara GM Susanto Megaranto lawan GM Darwin Layo dari Filipina. Dalam pertarungan itu Susanto yang megang buah putih tidak menemui kesulitan menggulingkan raja hitam pecatur Filipina dengan waktu singkat.

Atas kemenangan GM Susanto dengan waktu dibawah 5 menit itu membuktikan ketangguhan pecatur Indonesia cukup disegani lawan dan harus mendapat perhatian pemerintah, meski kini tidak dipertandingkan di SEA Games Kamboja.

“Perhatian pemerintah diberikan pada pecatur ketika mempersiapkan tampil di SEA Games, sedang untuk Kejuaraan lainnya PB Percasi bekerja sama dengan pihak swasta seperti JAPFA yang sudah 24 tahun mendukung pembinaan catur di Indonesia, ” tegas Utut yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR RI.

Direktur Corporate Affairs JAPFA Rachmat Indrajaya bersyukur peserta Festival Catur kali ini cukup padat. Dengan mempertandingkan 12 kategori tentunya memiliki persaingan ketat untuk meraih tampuk juara.

“Semua itu ditampilkan IM Mohammad Ervan saat menghadapi pecatur asal Filipina GM Darwin Layo. Begitu pula di putri pertandingan internasional IM Medina Warda Aulia melawan WGM Gong Qianyum dari Singapura,” ujarnya.

Adapun Plt Sesmenpora Jonni Mardizal yang mewakili Menpora Zainuddin Amali mengucapkan, “Terima kasih pada JAPFA yang sudah bekerjasama dan membantu PB Percasi dengan waktu cukup panjang sekitar 24 tahun.”

Kesetiaan JAPFA bekerja sama dengan PB Percasi dalam waktu yang panjang patut diberikan acungan jempol dan dapat diikuti perusahaan lainnya. “Dengan harapan dunia olahraga cepat berkembang pesat mengukir prestasi puncak,” tambah Jonni