detikfakta.comBanjir yang terjadi tidak hanya merendam rumah maupun jalanan, tetapi banjir juga berdampak pada kesehatan tubuh.

Ada 8 penyakit yang disebabkan oleh banjir , diantaranya:

Diare sering terjadi saat banjir , dikarenakan bakteri penyebab diare seperti cholera, shigellosis, dan salmonella cepat berkembang biak saat banjir . Diare ini ditandai dengan peningkatan frekuensi buang air besar.

Baca Juga: Arema FC vs Persib Bandung di BRI Liga 1, Jadi Pertarungan Murid vs Guru

Pencegahannya adalah dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang higienis dan sudah dimasak hingga matang.

Terlalu lama berada di air banjir menyebabkan kulit menjadi keriput, lalu kuman dan bakteri yang berada di air banjir masuk ke dalam pori-pori yang akan mengakibatkan penyakit kulit, seperti gatal-gatal, alergi, dan infeksi.

Oleh karena itu segeralah membersihkan tubuh dengan air bersih dan sabun pasca bersentuhan dengan air banjir .

Potensi timbulnya penyakit ini sangat besar saat banjir maupun setelahnya. Gejala malaria bisa ditandai dengan demam 10-15 hari, sakit kepala, dan badan menggigil.

Baca Juga: Ini Tips dan Trik Mengendarai Motor Saat Hujan

Sedangkan demam berdarah ditandai dengan kondisi seluruh tubuh nyeri dan sakit.

Untuk pencegahannya gunakan obat penangkal nyamuk, pasca banjir pastikan tidak ada tempat genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk berkembang biak.

Suhu saat banjir menyebabkan daya tahan tubuh melemah, sehingga membuat virus penyakit flu mudah menyerang. Penyakit ini diawali dengan demam, pegal linu, serta batuk dan pilek.

Pencegahan influenza adalah dengan tetap menjaga badan tetap hangat, minum air putih hangat, dan konsumsi vitamin C yang cukup.

Bagi korban banjir , rawan terserang tipus. Karena penyakit ini terjadi akibat kontaminasi salmonella typhi melalui makanan. Apalagi saat banjir tiba, konsumsi makanan cenderung seadanya.

Saat banjir tiba, kita harus hati-hati dalam mengonsumsi makanan dan minuman. Pastikan kehigienisan dan kematangannya, terutama saat banjir .

Baca Juga: Nicholas Saputra dan Happy Salma Bawakan Seni Pertunjukan Khas Bali ke Jakarta, Sang Aktor Ungkap Maknanya

Leptopspirosis merupakan infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri leptospira yang biasa ditularkan oleh hewan, seperti tikus, anjing, babi.

Bakteri tersebut biasanya memasuki tubuh lewat kulit, melalui luka terbuka atau memar. Bisa juga melalui mata yang bersentuhan dengan air kotor.

Gejala penyakit ini adalah demam, sakit kepala, nyeri otot, dan pendarahan di paru-paru.

Jika tidak ditangani leptospirosis ini akan menyebabkan meningitis, radang sumsum tulang belakang, kerusakan ginjal, gangguan pernafasan, hingga kematian.

Penyakit asma bisa timbul karena alergi debu dan suhu dingin. Pencegahannya dengan menjaga suhu tubuh agar tetap hangat, misalnya dengan menggunakan jaket, selimut, penghangat ruangan, dan olahraga ringan.

Penyakit ini disebabkan oleh virus hepatitis A yang terbawa saat banjir . Serangan virus akan menimbulkan infeksi akut pada hati. Gejala awal adalah, berkurangnya nafsu makan, muntah, sakit perut, mual, mudah lelah, flu, demam, sakit kuning.

Penyakit ini seringkali menyerang anak-anak, oleh karena itu saat banjir tiba jangan biarkan anak-anak bermain di air banjir . Dan pastikan seluruh anggota keluarga sudah vaksinasi hepatitis A. (Mefi Septiandini)***