Saat ini kreator di Instagram dapat mengatur konten mereka agar hanya bisa dilihat secara eksklusif untuk para subscriber.

Instagram diketahui telah mengembangkan program layanan berlangganan untuk platform media sosial mereka. Fitur layanan berlangganan yang disebut dengan Instagram Subscriptions ini semakin serius digarap oleh anak perusahaan Meta tersebut. 

Kini, berselang beberapa bulan setelah uji coba fitur berlangganan tersebut, CEO Instagram, Adam Mosseri, resmi meluncurkan fitur ini untuk umum. Mosseri mengumumkan, ada empat fitur baru yang bisa dinikmati oleh pengguna layanan berlangganan Instagram Subscriptions. 

Melansir Engadget (15/7), keempat fitur tersebut adalah ‘Subscriber Chats’, ‘Subscriber Reels’, ‘Subscriber Posts’ ,dan ‘Subscriber Home’. Keempat fitur ini diklaim dapat memudahkan kreator di Instagram untuk menghadirkan konten dan berinteraksi dengan para pengikut layanan berlangganan mereka. 

Fitur ‘Subscriber Reels’ dan ‘Subscriber Posts’ disebut bakal memungkinkan kreator untuk memonetisasi konten yang mereka unggah di Instagram. Tentunya, konten yang diunggah kreator ini hanya dapat dinikmati secara eksklusif oleh para penggun layanan berbayar tersebut.

Mosseri menyatakan, dukungan monetisasi pada fitur ‘Subscriber Reels’ dan ‘Subscriber Post’ merupakan hal yang paling banyak diminta oleh para kreator di platform Instagram. Nantinya, kedua fitur ini akan diberi tanda khusus dengan label bertuliskan ‘Exclusive’ dengan warna ungu yang disertai ikon berbentuk mahkota. 

Selanjutnya, lewat fitur ‘Subcriber Chats’, kreator dimungkinkan untuk berinteraksi dengan 30 subscriber mereka dalam sekali waktu melalui direct message (DM). Engadget menyebut, kehadiran fitur ini diprediksi untuk membuat pengguna menghabiskan lebih banyak waktu di platform media sosial tersebut. 

Tak hanya itu, layanan berlangganan ini juga menghadirkan fitur ‘Subscriber Home’ untuk para subscriber. Di sini, pengguna berbayar dapat melihat keseluruhan konten yang dihadirkan oleh para kreator dengan ikon mahkota ungu. 

Instagram mulai menguji langganan pembuat konten pada bulan Januari lalu dengan Instagram Stories dan streaming langsung berbayar. Pelanggan juga mendapatkan lencana ungu yang muncul di sebelah nama pengguna mereka di komentar dan di DM.

Perusahaan induk Meta menawarkan insentif lain kepada pembuat konten untuk membangun jumlah pengikut dan berbagi konten di Facebook dan Instagram. Bulan lalu, Meta mengatakan, tidak akan membebankan komisi atas penghasilan kreator kepada kedua aplikasi tersebut hingga 2024 mendatang. 


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.