Sayangnya, Android (secara default) tidak menawarkan akses kepada penggunanya untuk memeriksa kesehatan baterai.

Baterai lithium-ion dalam ponsel Android memiliki masa pakai yang terbatas. Siklus pengisian-pengosongan dapat menurunkan kapasitas secara perlahan, karena reaksi kimia yang menyebabkan muatan lithium yang berputar di sekitar baterai hilang. Pada akhirnya, semua siklus pengisian daya yang tersedia habis dan baterai tidak bisa lagi menampung muatan.

Meski tidak mungkin dicegah, namun setidaknya Anda dapat memantau proses penurunan kapasitas baterai agar ponsel lebih sehat dan bertahan lebih lama. Namun, Android (secara default) tidak menawarkan akses kepada penggunanya untuk mengontrol kesehatan baterai.

Oleh karena itu, Tek.id kali ini akan membagikan solusi sederhana untuk mendiagnosis baterai ponsel Android. Solusi pertama adalah melalui kode panggilan. Sayangnya, tidak semua perangkat Android kompatibel dengan cara ini. Cara lain adalah dengan mengunduh aplikasi pihak ketiga di Google Play Store.

Cara periksa kesehatan baterai ponsel Android lewat kode dial

Sebelum menuju ke Google Play Store, coba buka halaman dial pada smartphone Android Anda. Lalu, tekan kode dial: *#*#4636#*#*. Segera setelah Anda menekan tombol *, menu Pengujian Android akan muncul. Kemudian, cari menu Informasi Baterai dan ketuk menu itu untuk melihat status kesehatan baterai ponsel Anda.

Untuk beberapa ponsel, menekan kode dial tersebut mungkin tidak akan menghasilkan apapun. Dalam hal ini, Anda harus mengunduh aplikasi baterai.

Cara periksa kesehatan baterai ponsel Android lewat aplikasi

Anda juga dapat mencoba aplikasi pihak ketiga untuk menganalisis kesehatan baterai. Ada banyak aplikasi serupa yang dapat ditemui di Google Play Store, salah satunya Battery Guru yang Tek.id rekomendasikan. 

Aplikasi ini menampilkan statistik pengisian-pengosongan terperinci, melaporkan kapasitas baterai berdasarkan penggunaan sehari-hari, dan status kesehatan baterai. Ikuti langkah di bawah ini untuk mengaturnya.

  1. Unduh aplikasi pemeriksa baterai sepert Battery Guru atau aplikasi lainnya
  2. Aplikasi ini akan membawa Anda melalui pengaturan cepat dengan pengenalan singkat dari setiap fitur
  3. Ketuk tombol panah untuk menelusurinya
  4. Anda selanjutnya diminta untuk mengkalibrasi aplikasi. Cabut ponsel apabila sedang diisi daya, dan ketuk tombol Calibrate
  5. Temukan dan ketuk ikon perisai untuk melompat ke tab kesehatan baterai
  6. Bilah hijau dan persentase menunjukkan kapasitas baterai saat ini

Cara cek kesehatan baterai ponsel Android

Battery Guru hanya dapat memperkirakan kesehatan setelah beberapa sesi pengisian-pengosongan. Untuk sesi pertama, isi daya ponsel Anda setelah turun di bawah 15% dan tunggu hingga mencapai 100% di dasbor Battery Guru. Mungkin perlu waktu lebih lama dari biasanya karena indikator baterai default di bilah status Android Anda tidak selalu akurat.

Aplikasi akan berjalan di latar belakang dan memantau penggunaan baterai untuk memperkirakan kondisi baterai. Untuk sesi “sehat”, aplikasi merekomendasikan Anda untuk menjaga baterai antara 20% dan 80%. Tetapi secara umum, Anda harus menghindari pengisian daya ponsel Android hingga 100%.


Artikel ini bersumber dari www.tek.id.