detikfakta.com – Diantara pemain dunia, Telkom ikut meramaikan pasar data center di Indonesia. Direktur Strategic Portfolio PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Budi Setyawan mengatakan untuk bersaing adalah dengan menggunakan aset yang ada di Telkom Group.

“Salah satu hal yang kita lakukan adalah bagaimana kita memakai aset-aset kita yang ada di Telkom Group untuk memperkuat positioning dari Data Center kita dibanding dengan pemain lainnya,” kata Budi dalam Road Tech Conference 2022 CNBC Indonesia, Jumat (30/9/2022).

“Salah satunya adalah kita menyatukan antara network kita yang reach sabang merauke tentu saja apa dari fasilitas Data Center kita. Sehingga Data Center kita ini tidak hanya terpusat di kota besar tapi juga kota-kota kecil”.

Selain itu Budi menjelaskan Telkom sedang mengambangkan edge computing. Jadi infrastruktur tidak hanya terbatas pada Telkom namun juga akan ada di daerah dan tower.

Teknologi tersebut disebut penting. Khususnya 5G yang terkait menghadirkan latensi rendah bagi pelanggan.

“Ada 21 Data Center kecil kita di berbagai kota di Indonesia dan akan bertambah terus. Nah ini juga akan memperkuat karena Data Center ini itu nanti terhubung secara seamless latency yang sangat-sangat kecil Itu. bisa dikatakan Meskipun orang di kota kecil bisa memanfaatkan infrastruktur Data Center kita seperti persis di kota besar,” jelasnya.

Untuk memperkuat posisinya di pasar Data Center, Telkom juga memanfaatkan kerja sama. Budi menambahkan Telkom memiliki Data Center tak hanya di Indonesia namun juga ada di negara lain.

“Punya Data Center di Singapura dan Hong Kong dan mungkin nanti akan negara-negara lainnya kira-kira seperti itu. Nah ini ini strategi kita ke sana,” ungkap Budi.

Selain itu, Budi mengatakan saat membicarakan Data Center juga terkait ekosistem. Yakni seperti cloud untuk tenant utamanya.

“Makanya kita apa mempunyai apa kerjasama misalnya dengan Microsoft itu yang untuk pengisian Data Center kita,” kata Budi.