detikfakta.com – Thomas Muller mengaku Sadio Mane mulai menggodanya jelang super big match Bayern Munchen vs Barcelona pada matchday kedua Liga Champions.

Thomas Muller diminta oleh Sadio Mane agar tak salah mengumpan ke Robert Lewandowski saat pertandingan nanti.

Laga panas Grup C antara Bayern Munchen vs Barcelona akan berlangsung di Allianz Arena, Jerman, Rabu (14/9/2022) pukul 02.00 WIB.

Sorotan tertuju kepada bomber anyar Barcelona, Robert Lewandowski.

Ini kali pertama Lewy, sapaan akrab Lewandowski, menjadi lawan Bayern Munchen setelah delapan musim membela panji tim Bundesliga tersebut.

Kedatangan penyerang Timnas Polandia itu ke publik Allianz bukan sebagai kawan melainkan lawan.

Selama membela Die Roten, Lewy membentuk kemitraan ciamik bersama Thomas Muller. Saling berbalas gol dan assist membuat Lewy dan Muller menjadi duet menakutkan saat itu.

Terbukti, keduanya membantu Munchen meraih delapan gelar domestik dan trofi Liga Champions.

Lewandowski memiliki jumlah gol yang luar biasa semasa membela raksasa Bundesliga itu.

Striker berusia 34 tahun ini membukukan 344 gol dari 375 laga. Catatan yang menakjubkan.

Berkat pundi-pundinya ini, mantan pemain Borussia Dortmund tersebut menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa kedua dari Munchen, di mana posisi pertama masih dihuni Gerd Muller.

Hebatnya, Lewy terus pamer taji meski dia sudah hijrah ke Barcelona. Robert Lewandowski sukses membukukan sembilan gol dalam enam laga saja.

“Sadio (Mane) berani menggodaku dengan mengatakan agar saya tidak membuat kesalahan mengoper bola ke Lewandowski selama pertandingan,” ucap Muller kepada SPORT sembari tertawa, dilansir DailyMail.

Dari candaan Sadio Mane ini, Muller menggarisbawahi bahwa para pemain Munchen tak boleh terpaku kepada Lewy saja.

“Kami harus bermain kolektif (menghadapi Barca) dan tidak boleh foku kepada Lewy saja,” tambah penggawa Timnas Jerman.

Muller merasa Barcelona akan lebih kesulitan untuk menghadapi Munchen.

Sebagaimana yang diketahui, pelatih Bayern Munchen, Julian Nagelsmann menerapkan skema false nine.

“Koneksi kami di lapangan tumbuh seiring waktu. Tapi sekarang kami memiliki banyak pemain serba bisa di depan dan kami tidak memiliki satu referensi pun. Lawan tidak tahu siapa striker reguler dan kami harus membuatnya bekerja,” tambah Thomas Muller.

Laga Barcelona melawan Munchen diprediksi berlangsung ketat. Setidaknya itu pendapat dari Muller : “Permainan akan terbuka. Saya pikir besok akan menjadi pertandingan yang disukai penonton netral,” pungkasnya.

(Tribunnews.com/Giri)