banner 728x250

Anak Pemulung Viral Masuk Sekolah, Kapolres dan Bupati Sumedang Turun Langsung Dampingi

Oplus_131072
banner 120x600

 

Sumedang, detikfakta.com :

 

Kepedulian terhadap pendidikan anak kembali ditunjukkan jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Polres Sumedang. Pada Senin (30/3/2026), Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K. bersama Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. melakukan monitoring langsung ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 4 Sumedang, yang berlokasi di Jalan Rancamulya No. 01, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara.

 

Kegiatan ini menjadi sorotan karena sekaligus mendampingi seorang anak pemulung yang sempat viral di media sosial, Fikri Ibrahim (4), yang kini resmi didaftarkan untuk mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres dan Bupati berinteraksi langsung dengan Fikri dan keluarganya, memberikan dukungan moril sekaligus memastikan proses penerimaan berjalan dengan baik. Fikri juga menerima perlengkapan sekolah lengkap mulai dari tas, sepatu, seragam hingga alat tulis sebagai bentuk perhatian dan dukungan.

 

“Ini merupakan bentuk kepedulian bersama agar setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujar Bupati Sumedang di sela kegiatan.

 

Selain itu, rombongan juga meninjau fasilitas sekolah, mulai dari asrama siswa hingga ruang kelas, serta berdialog dengan para siswa dan tenaga pengajar. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban.

 

Tak hanya fokus pada pendidikan, sejumlah bantuan juga disalurkan kepada keluarga Fikri, di antaranya bantuan pembangunan rumah dari PMI Sumedang, bantuan sembako dari Dinas Sosial, hibah dari PEKKA sebesar Rp5 juta, serta bantuan uang tunai dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang sebesar Rp1 juta.

 

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program sosial dan kemanusiaan.

 

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak seperti Fikri mendapatkan masa depan yang lebih baik melalui pendidikan,” ungkapnya.

 

Kegiatan yang dihadiri sekitar 50 undangan dari berbagai unsur pemerintah daerah, TNI, kepolisian, hingga tokoh masyarakat ini ditutup dengan konferensi pers dan sesi foto bersama.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk peduli terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu, sehingga tidak ada lagi anak yang terputus haknya untuk bersekolah.

 

Reporter : Redaksi Pusat

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *